Banjir Parah Landa Jabodetabek, Ribuan Warga Terdampak

Banjir besar melanda Bekasi, Jakarta, Depok dan Bogor pada 4 Maret 2025, mengakibatkan ribuan warga mengungsi dan kerusakan parah; BMKG memprediksi curah hujan tinggi hingga 6 Maret.

oleh Nila Chrisna Yulika Diperbarui 04 Mar 2025, 11:28 WIB
Diterbitkan 04 Mar 2025, 11:28 WIB
Banjir Luapan Kali Ciliwung, 62 RT di Jakarta Terdampak
Petugas melakukan proses evakuasi warga terdampak banjir yang melanda di kawasan Tanjung Sanyang, Cawang, Jakarta Timur, Senin (3/3/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Banjir besar menerjang wilayah Jabodetabek pada 4 Maret 2025, menyebabkan penderitaan bagi ribuan warga. Hujan deras yang terus-menerus mengakibatkan meluapnya sejumlah sungai dan genangan air di berbagai kawasan permukiman. Banjir ini menimbulkan kerugian materiil dan banyak warga untuk mengungsi. 

Di Bekasi, Jawa Barat, banjir mencapai ketinggian 1,2 meter di sekitar Ruko Grand Galaxy City dan hampir 2,5 meter di wilayah Villa Nusa Indah 2.

Kawasan perumahan Villa Taman Kartini dan Kemang Pratama juga terendam banjir hingga setinggi lutut. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan mencapai atap rumah

Sementara itu, di Jakarta, meskipun beberapa wilayah yang sebelumnya tergenang banjir telah surut, masih ada sejumlah RT di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang masih terendam.

 

Promosi 1

Banjir Bekasi: Ketinggian Air Capai 2,5 Meter

Sejumlah perumahan di wilayah Bekasi Kota terendam banjir. Hal tersebut dikarenakan tingginya curah hujan yang merata pada dini hari ini, Selasa (4/3/2025).

Berdasarkan laporan sejumlah warga diterima Liputan6.com, sejumlah kompleks hunian yang terdampak banjir seperti di Perumahan Duta Indah. Menurut warga setempat, banjir merendam pemukiman wilayah belakang kompleks.

 "Yang terdampak di bagian belakang, wilayah depan aman," kata Pri melalui pesan singkat, Selasa (4/3/2025).

Senada dengan itu, di pemukiman wilayah Bekasi lain, tepatnya di Perumahan Bumi Nasio juga dilaporkan ada genangan banjir. Salah satu warga setempat bernama Evi menyampaikan kondisi pagi ini hanya ada genangan di depan rumah.

"Rumah saya aman, depan rumah cuma ada airnya," jelas Evi.

Beberapa titik banjir di wilayah Bekasi juga terjadi di Kemang Pratama, Vila Nusa Indah 1, Perumahan Galaksi dan Pondok Mitra Lesatari.

Berdasarkan foto dari warga yang tinggal di Vila Nusa Indah, banjir menggenang hingga setinggi ring basket.

"Kondisi di vila Nusa Indah Bekasi," tulis Nida.

Banjir Jakarta: 59 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta Masih Tergenang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan ada 59 rukun tetangga (RT) dan 4 ruas jalan di wilayah Jakarta yang masih tergenang banjir pada Selasa (4/3/2025). Data ini tercatat per pukul 07.00 WIB.

"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 59 RT dan 4 ruas jalan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan dalam keterangan tertulis, Selasa (4/3/2025).

Yohan menjelaskan, genangan terjadi imbas hujan yang melanda Bogor pada Minggu 2 Maret 2025 dan hujan yang melanda Jakarta pada Senin 3 Maret 2025.

Adapun hujan menyebabkan kenaikan di sejumlah pintu air seperti Bendung Katulampa, Pos Pantau Depok, Pos Pantau Angke Hulu, hingga Pos Pantau Pesanggrahan menjadi siaga.

Yohan menyampaikan, bantuan berupa makanan siap saji telah disalurkan kepada warga yang terdampak banjir.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, hingga Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.

Tak hanya itu, para dinas terkait juga diminta untuk memastikan agar tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ucap Yohan.

Lebih lanjut, BPBD DKI Jakarta juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Kemudian, dalam keadaan darurat dapat menghubungi nomor telepon 112.

Bogor: 7 Jembatan Rusak Parah Akibat Banjir Bandang

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu malam, (2/3/2025) merusak tujuh jembatan di Kecamatan Cisarua.

Kerusakan tersebut membuat akses jalan terputus, memengaruhi mobilitas warga, dan mengancam kelancaran arus mudik menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menargetkan menyelesaikan perbaikan jempatan tersebut sebelum Lebaran.

"BNPB tidak ingin masyarakat terlalu lama mengalami kesulitan dalam mobilisasi, terlebih beberapa minggu lagi hari raya Idul Fitri akan tiba," ujar Suharyanto dikutip dari Antara, Selasa, (4/3/2025).

Berdasarkan hasil rapat koordinasi BNPB dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, diketahui bahwa tujuh jembatan di Kecamatan Cisarua rusak berat, bahkan ada yang hilang akibat hantaman arus deras banjir bandang.

BNPB pun meminta bantuan TNI untuk membangun jembatan rangka baja (bailey) sebagai solusi sementara agar jalan-jalan yang terputus bisa kembali dilalui masyarakat.

Suharyanto optimistis pembangunan jembatan bailey oleh personel TNI dapat selesai dalam waktu kurang dari tiga minggu, menjelang libur Lebaran.

"Kita pastikan nanti dalam waktu tidak terlalu lama, tiga minggu ini krusial, menjelang libur Idul Fitri dan libur nasional ini jangan sampai jembatan ini masih putus," kata Suharyanto, yang juga melakukan peninjauan langsung di salah satu lokasi jembatan putus di Desa Tugu Selatan, Cisarua.

Depok: 15 Titik di Wilayah Banjir

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mendapati belasan wilayah di Depok banjir.

Kabid Penanggulangan Bencana pada DPKP Kota Depok, Denny Romulo mengatakan, DPKP Kota Depok telah merespon adanya sejumlah laporan banjir di wilayah Depok. Banjir ini akibat curah hujan yang tinggi sejak semalam.

"Kami mendapatkan laporan sementara ada 15 titik banjir dan anggota kami sudah berada di lokasi," ujar Denny saat menghubungi Liputan6.com, Selasa (4/3/2025).

Denny menjelaskan, daerah terdampak banjir di Pancoran Mas sebanyak empat titik, dua titik di Kecamatan Limo, dua titik kecamatan Sukmajaya, tiga titik Kecamatan Cipayung. Untuk wilayah Cimanggis sebanyak dua titik yakni di Pondok Ciliwung dan Komplek Hankam Kelapa Dua.

"Sawangan ada dua titik lokasi banjir, untuk jumlah kepala keluarga terdampak masih kami lakukan pendataan," jelas Denny.

DPKP Kota Depok berusaha membantu dan mengevakuasi warga yang terdampak banjir menggunakan perahu karet. 

"Kami melakukan penyisiran berusaha mengevakuasi warga yang terjebak banjir," ucap Denny.

Infografis Banjir Rob dan Jebolnya Tanggul Laut di Semarang. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Banjir Rob dan Jebolnya Tanggul Laut di Semarang. (Liputan6.com/Trieyasni)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya