BPIP Gelar Pembinaan Pancasila untuk Masyarakat Nelayan Gunungkidul

Kepala BPIP Yudian Wahyudi menekankan bahwa pengarusutamaan Pancasila harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

oleh Tim News Diperbarui 27 Mar 2025, 22:12 WIB
Diterbitkan 27 Mar 2025, 17:59 WIB
Pancasila
Kepala BPIP Yudian Wahyudi. (Tim News).... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila bagi masyarakat pesisir dan nelayan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (26/3/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program interaktif untuk memperkuat karakter kebangsaan dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat maritim.

Antusiasme peserta terlihat tinggi dengan kehadiran lebih dari 300 warga, termasuk nelayan, tokoh adat, dan perwakilan pemuda.

Dalam sambutannya, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menekankan bahwa pengarusutamaan Pancasila harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Pancasila adalah perekat bangsa yang menyatukan kita dalam keberagaman. Nilai-nilainya harus terus diajarkan kepada generasi muda, karena merekalah calon pemimpin masa depan," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, Pancasila, Sumpah Pemuda, dan Proklamasi Kemerdekaan adalah tiga mukjizat bangsa Indonesia, didukung oleh semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang mengajarkan harmoni dalam perbedaan.

"Keberagaman adalah anugerah Tuhan. Kita harus bersyukur dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Prakoso, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BPIP, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat pemahaman Pancasila di tingkat akar rumput.

"Pancasila bukan hanya milik akademisi atau pejabat, tetapi milik nelayan yang menjaga laut Nusantara, petani yang menghidupi bangsa, dan pedagang yang menggerakkan ekonomi rakyat," tegasnya.

 

Promosi 1

Peran Kunci Masyarakat Pesisir

Beliau juga menyoroti peran kunci masyarakat pesisir sebagai penjaga persatuan bangsa. "Gunungkidul dengan garis pantainya yang panjang adalah bukti nyata bahwa Pancasila hidup dalam semangat gotong royong para nelayan. Nilai-nilai ini harus terus ditanamkan kepada generasi muda."

Hadir dalam sosialisasi ini, Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP Agus Moh. Najib , Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto, Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini, Tokoh masyarakat, agama, dan adat, Masyarakat dan nelayan Gunungkidul.

Infografis

infografis pancasila
cara negara amankan pancasila (liputan6.com/triyas)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya