Liputan6.com, Jakarta Polri menyiapkan langkah pengamanan dan pengawalan jelang malam takbiran Idul Fitri 1446 H, dengan menyiagakan sebanyak 164.298 personel gabungan.
Diharapkan, dengan pengerahan personel tersebut situasi di malam takbiran dapat berjalan kondusif di masyarakat.
Baca Juga
“Menjelang malam takbir dan perayaan Idul Fitri, Polri telah menyiapkan 164.298 personel gabungan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengamanan ini disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah guna menciptakan situasi yang kondusif,” tutur Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Alfian Nurnas dalam keterangannya, Minggu (30/3/2025).
Advertisement
Selain itu, ada sebanyak 126.736 objek pengamanan di seluruh Indonesia yang telah difungsikan agar masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman.
“Pengamanan juga diterapkan di 38.394 titik lokasi shalat Id, termasuk Masjid Istiqlal “ jelas dia.
Operasi Ketupat 2025 sendiri telah berlangsung selama tujuh hari dan menunjukkan sejumlah perkembangan penting, baik soal pengamanan Idul Fitri 1446 H, arus lalu lintas, hingga kecelakaan.
Dari hasil analisa dan evaluasi, tercatat peningkatan volume kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta, serta berbagai rekayasa lalu lintas yang diterapkan demi mengurai kepadatan.
Volume Kendaraan ke Luar Jakarta Tinggi
Seperti pada Sabtu, 29 Maret 2025, volume kendaraan yang keluar Jakarta cukup tinggi, yakni sebanyak 93.600 kendaraan melintas melalui GT Cikampek Utama menuju Tol Trans Jawa.
Di GT Tol Cikupa yang mengarah ke Merak, ada sebanyak 39.489 kendaraan yang keluar dari Jakarta, sementara 33.900 kendaraan tercatat masuk.
Kemudian, GT Ciawi mengarah ke Bogor untuk lalu lintas keluar sebanyak 200.263 kendaraan dan yang masuk sebanyak 78.751 kendaraan. Adapun GT Kalihurip Utama yang mengarah ke Bandung, ada sebanyak 34.358 kendaraan keluar dan 20.646 kendaraan masuk.
“Selain volume kendaraan, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas juga menjadi perhatian utama,” ungkapnya.
“Pada hari yang sama, terjadi 441 kejadian kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 29 orang meninggal dunia, 31 orang luka berat, dan 381 orang luka ringan. Total kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp596.220.025,” Alfian menandaskan.
Advertisement
Harap Masyarakat Tidak Konvoi ke Jakarta
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengeluarkan sejumlah imbauan dan menyiapkan sejumlah hal jelang malam takbiran nanti, Minggu (30/3/2025).
Salah satunya masyarakat diimbau tidak melakukan konvoi saat malam takbiran, khususnya bagi warga dari wilayah sekitar Jakarta seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang yang berencana masuk ke Ibu Kota.
"Jadi kalau orang yang sekiranya bergerombol dan tidak sesuai dengan ketentuan wilayah, akan kita putar balik," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu 29 Maret 2025.
Dia mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menggunakan sarana transportasi seperti sepeda motor, apalagi menggunakan bak terbuka untuk melintas satu daerah ke daerah lain.
"Tentunya akan kita lakukan beberapa penyekatan. Jadi, orang Bekasi ya di Bekasi saja, orang Depok di Depok saja,.orang Tangerang, di Tangerang saja," kata Latif.
Dia menjelaskan, Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pengamanan di titik-titik perbatasan Jakarta.
"Oleh sebab itu, nanti titik-titik seperti Kalimalang untuk Depok di PGC, terus yang dari Tangerang di Daan Mogot, dan Kalimalang akan kita lakukan pengamanan," terang Latif.
