H-2 Lebaran, Volume Kendaraan Masuk Tol Cikampek Utama Menurun

Berdasarkan monitoring posko mudik di lokasi, jumlah kendaraan masuk gerbang tol pada shift 1, tercatat sebanyak 36.904 unit.

oleh Bam Sinulingga Diperbarui 30 Mar 2025, 06:35 WIB
Diterbitkan 30 Mar 2025, 06:33 WIB
Tol Jakarta-Cikampek Terapkan Contraflow
Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol Cikopo - Palimanan KM 73, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2022) (Liputan6.com/Herman Zakharia)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Volume kendaraan yang masuk di gerbang Tol Cikampek Utama per hari Sabtu (29/3/2025) atau H-2 Idul Fitri 1446 H, mulai mengalami penurunan. Hingga pukul 20.30 WIB, jumlah kendaraan masuk menuju arah Palimanan tercatat mencapai 67.716 unit.

Berdasarkan monitoring posko mudik di lokasi, jumlah kendaraan masuk gerbang tol pada shift 1, tercatat sebanyak 36.904 unit. Pada shift 2 volumenya menurun, yakni 28.342 unit. Dan pada shift 3 kembali mengalami penurunan, sebanyak 2.470 unit kendaraan.

Sedangkan volume kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada Jumat, 28 Maret 2025 tercatat sebanyak 42.855 unit pada shift 1. Pada shift 2 jumlahnya menurun, yakni 34.469 unit. Dan di shift 3 volumenya naik kembali sebanyak 49.438 unit kendaraan.

Sementara jalan arteri Kalimalang masih didominasi pemudik roda dua pada H-2 Lebaran. Arus lalu lintas juga terbilang ramai lancar, meski tak sepadat H-3 Lebaran atau puncak arus mudik. Banyak pemudik yang sengaja memilih melakukan perjalanan di malam hari demi menghindari terik matahari.

Pada pintu keluar Tol Becakayu, terlihat peningkatan volume kendaraan pemudik yang hendak menuju jalur Pantura dan kota-kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Meski padat, namun kondisi arus lalu lintas masih terbilang lancar.

Berdasarkan pos pantau kepolisian di Mega Bekasi, sejak pukul 18.00 sampai dengan 22.00 WIB, tercatat sekitar 8.000 kendaraan roda dua dan 5.000 kendaraan roda empat yang melintasi jalan arteri Kalimalang tersebut.

Dari pantauan terdapat pula sejumlah pemudik sepeda yang mengenakan peralatan lengkap, melintas di jalan arteri Kalimalang. Diperkirakan jumlah kendaraan yang melintas akan semakin meningkat pada Sabtu dini hari, mengingat sudah banyak pekerja yang libur.

 

Promosi 1

Rekayasa Traffic Light

Sementara untuk mengantisipasi dan mengurai kemacetan, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota telah menerapkan rekayasa lampu lalu lintas (traffic light) di sejumlah titik, yakni Jalan Ahmad Yani (simpang BCP), M Hasibuan, RA Kartini, Cut Meutia (simpang Unisma) dan Jalan HM Joyo Martono (Bekasi Timur).

"Kami memprioritaskan kendaraan menuju Pantura dengan memberikan dua kali lampu hijau. Langkah ini diharapkan dapat mencegah penumpukan di perempatan Kalimalang," ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Parwoto.

Parwoto menjelaskan, lajur di simpang BCP diutamakan untuk kendaraan dari arah Kalimalang. Sebaliknya, pengendara yang datang dari arah Summarecon dan Gerbang Tol Jakarta Barat, harus menunggu lampu hijau selama dua kali sebelum dapat melanjutkan perjalanan.

Menurutnya, rekayasa ini efektif untuk mengurai penumpukan kendaraan yang menuju Pantura dari arah berlawanan. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan petugas di lima titik traffic light untuk memastikan pemudik berkendara dengan nyaman.

"Dua kali lampu merah. Apabila kita lebih dari dua kali lampu merah, nanti dari arah Tol Barat maupun Sumarecon terlalu panjang nanti berakibat berdampak ke pertigaan yang lain," jelas Parwoto.

 

Volume Kendaraan Turun 30 Persen

Meski diprediksi sebagai puncak arus mudik, namun volume kendaraan sepanjang H-3 Lebaran, justru disebut mengalami penurunan dari hari sebelumnya. Pemudik yang melintas mayoritas menggunakan sepeda motor.

"Betul malam ini ada penurunan arus dibanding malam kemarin, 27 Maret 2025. Penurunan sekitar 30 persen," ungkap Parwoto.

Ia menambahkan, hingga Jumat malam kepadatan kendaraan di sepanjang jalan arteri Kalimalang masih bisa terurai, sehingga arus lalu lintas terbilang lancar dan tak ada penumpukan kendaraan.

"Arus lalu lintas di persimpangan BCP sampai saat ini cukup ramai lancar," tandas Parwoto.

Infografis 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
Pemerintah telah menetapkan 5 Destinasi Super Prioritas, antara lain Borobudur, Likupang, Danau Toba, Mandalika, dan Labuan Bajo. (Dok: Tim Grafis/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya