Replanting Kebun Cagub Dodi Reza Diminati Petani Sumsel

Replanting perkebunan di Sumsel menjadi salah satu program unggulan Cagub Sumsel Dodi Reza Alex Noerdin.

oleh Nefri Inge diperbarui 18 Mar 2018, 18:11 WIB
Diterbitkan 18 Mar 2018, 18:11 WIB
Replanting Kebun Cagub Dodi Reza Diminati Petani Sumsel
Dodi Reza Alex Noerdin saat bersilaturahmi dengan para pendukungnya (dok.Timses Dodi-Giri / Nefri Inge)

Liputan6.com, Palembang - Program replanting atau peremajaan perkebunankaret yang dicanangkan Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Selatan (Sumsel) Dodi Reza Alex Noerdin sangat dinanti oleh para petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel.

Terutama di Desa Batu Marta Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan (Sumsel), banyak warga yang berprofesi sebagai petani perkebunan kelapa sawit dan karet.

Ponaryo (48), petani karet Desa Batu Marta mengatakan program replanting perkebunan sawit di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang sukses, membuat para petani di Kabupaten OKU berkeinginan juga merasakan program tersebut.

Menurutnya, industri hilirisasi karet sangat dibutuhkan, namun yang lebih mendesak yakni penerapan peremajaan kebun.

"Kami berharap pak Dodi Reza Alex Noerdin juga nantinya bisa menerapkan program peremajaan di Batu Marta ini," ujarnya kepada Liputan6.com, Minggu (18/3/2018).

Jika replanting lahan perkebunan bisa teralisasi, para petani di Kabupaten OKU Sumsel optimis bisa memproduksi karet berkualitas. Kuantitasnya juga akan meningkat, sehingga mendorong pertumbuhan kesejahteraan para petani.

Cagub Sumsel Dodi Reza Alex Noerdin berjanji jika terpilih menjadi Gubernur Sumsel periode 2018-2023, program replanting lahan sawit dan karet akan langsung di Desa Batu Marta.

"Program sebelumnya sudah sukses di Kabupaten Muba, akan kita laksanakan juga di kawasan perkebunan kelapa sawit dan karet di Sumsel," ungkapnya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Ekowisata Internasional

Replanting Kebun Cagub Dodi Reza Diminati Petani Sumsel
Dodi Reza-Giri Ramandha disambut antusias oleh para pendukungnya di Sumsel (dok.Timses Dodi-Giri / Nefri Inge)

"Peremajaan lahan perkebunan ini juga menjadi yang pertama dilakukan di Indonesia, dengan peningkatan kuantitas dan kualitas dengan harga jual tinggi,” katanya.

Di Kabupaten OKU Selatan, Dodi Reza Alex Noerdin melihat potensi lainnya yang bisa dikembangkan, yaitu Danau Ranau.

Keindahan alam di kawasan Danau Ranau ini, akan dijadikan anak Gubernur Sumsel Alex Noerdin ini, sebagai ekowisata internasional. Ini juga dilihat dari daya tarik wisatawan berkunjung ke salah satu danau terindah di Pulau Sumatera.

"Tokoh Masyarakat di OKU Selatan akan menjadi garda terdepan untuk mewujudkan Danau Ranau sebagai tempat wisata internasional. Ini juga perlu dukungan dari perangkat daerah dan Bupati di OKU Selatan," katanya.

 


Bangun Taman Kota

Replanting Kebun Cagub Dodi Reza Diminati Petani Sumsel
Dodi Reza Alex Noerdin dan Giri Ramandha Kiemas menaiki becak motor (bentor) saat melakukan kunjungan di salah satu kabupaten di Sumsel (dok.Timses Dodi-Giri / Nefri Inge)

Sebelumnya, saat berkunjung di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Presiden Sriwijaya Football Club (SFC) ini sempat bercengkrama dengan anak-anak di Taman Kota Baturaja, Kamis (15/3/2018).

Didampingi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumsel Giri Ramandha Kiemas, Dodi Reza Alex Noerdin akan mengembangkan taman kota di setiap daerah di Sumsel.

"Jika saya diamanatkan memimpin Sumsel, taman kota akan kita bangun. Selain untuk ruang terbuka hijau (RTH), juga bisa dimanfaatkan untuk tempat bermain anak-anak dan kumpul keluarga," katanya.

Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumsel, pasangan calon (paslon) nomor urut 4 ini mendapat dukungan dari tiga partai politik (parpol) besar.

Yaitu Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI-Perjuangan, dengan memperoleh 29 kursi parlemen.

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya