Perusahaan AS Relokasi Pabrik dari Tiongkok ke Semarang, Butuh Ribuan Tenaga Kerja

Relokasi pabrik dari Tiongkok ke Semarang, Jawa Tengah itu dilakukan setelah survei ke Vietnam, Thailand dan Filipina

oleh Felek Wahyu diperbarui 11 Agu 2020, 21:00 WIB
Diterbitkan 11 Agu 2020, 21:00 WIB
President & CEO Alpan Lighting Danny Sooferian membahas pemindahan pabrik dari Tiongkok dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur Jateng Senin (10/8/2020). (Foto: Liputan6.com/Felek Wahyu)
President & CEO Alpan Lighting Danny Sooferian membahas pemindahan pabrik dari Tiongkok dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur Jateng Senin (10/8/2020). (Foto: Liputan6.com/Felek Wahyu)

Liputan6.com, Semarang - Perusahaan bidang industri lampu tenaga surya, PT CDS Asia (Alpan Lighting) bersiap merelokasi perusahaannya dari Tiongkok ke Jawa Tengah.

Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut memindahkan pabriknya ke Kawasan Industri Wijaya Kusuma di Kota Semarang Jawa Tengah dan beroperasi akhir tahun 2020.

Rencana pemindahan, diungkapkan President & CEO Alpan Lighting Danny Sooferian dalam pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur Jateng Senin (10/8/2020).

"Ini karena Pak Gubernur yang memudahkan dan memfasilitasi perusahaan kami untuk bisa berinvestasi di Jawa Tengah,” katanya.

Investasi ke Jateng itu dilakukan setelah survei ke Vietnam, Thailand dan Filipina.

"Kami memilih Indonesia, terutama di Jawa Tengah. Alasan lebih khusus karena Jateng memiliki kapasitas pekerja yang bagus dan ada dukungan dari pemerintah daerah," ujarnya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan relokasi pabrik ke Semarang itu merupakan berkah di tengah pandemi. Ia pun menyampaikan Pemprov Jateng siap membantu proses relokasi perusahaan termasuk penyediaan tenaga kerja.

 

Simak Video Pilihan Berikut Ini:


Sekolah Kejuruan dan Ketersediaan Tenaga Kerja di Jateng

President & CEO Alpan Lighting Danny Sooferian membahas pemindahan pabrik dari Tiongkok dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur Jateng Senin (10/8/2020). (Foto: Liputan6.com/Felek Wahyu)
President & CEO Alpan Lighting Danny Sooferian membahas pemindahan pabrik dari Tiongkok dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur Jateng Senin (10/8/2020). (Foto: Liputan6.com/Felek Wahyu)

Jateng, memiliki sejumlah sekolah kejuruan yang bisa disesuaikan dengan permintaan perusahaan dalam menyediakan tenaga kerja.

"Jadi kira-kira tenaga kerja seperti apa yang dibutuhkan bisa memesan pada sekolah kami. Sehingga nanti lulus bisa disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja perusahaan," ucap Ganjar.

Ganjar menambahkan, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo terkait bagaimana Jateng berkontribusi secara nasional untuk pemulihan usai pandemi. Salah satunya yakni melalui investasi semacam ini.

Saat ini Jateng juga tengah menyiapkan beberapa kawasan industri baru. Pemprov juga berkomunikasi intensif dengan sejumlah negara dan perusahaan terkait rencana investasi di Jawa Tengah.

Hal ini pun langsung diapresiasi oleh Danny. Ia mengatakan tidak salah memilih Jawa Tengah yang begitu tanggap dengan kebutuhan perusahaan.

"Kami akan banyak merekrut tenaga-tenaga kerja potensial dan berkualitas di Jateng," ungkap Danny.

Seperti diketahui nilai investasi Alpan Lighting diperkirakan mencapai US$14 juta dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 3.500 orang.

Saat ini, Alpan Lighting tahap konstruksi dan rencananya akan memulai produksi pada akhir tahun 2020. Nantinya seluruh hasil produksi di Indonesia ditujukan untuk diekspor.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya