Liputan6.com, Lampung - Arus mudik Lebaran 2025 mulai terasa lebih awal. Sejumlah pemudik telah memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Sabtu (22/3/2025) sore. Salah satu alasan utama mereka berangkat lebih cepat adalah karena libur sekolah yang sudah dimulai sejak Jumat (21/3/2025).
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan minibus yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa semakin ramai, namun lancar. Pelat nomor kendaraan yang terlihat berasal dari berbagai daerah di Sumatera, seperti Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Barat.
Baca Juga
Sukeri, seorang pemudik asal Pekanbaru, Riau, mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan di puncak arus mudik.
Advertisement
"Kami mudik ke Brebes, Jawa Tengah, bareng keluarga besar. Anak-anak sudah libur, jadi sekalian berangkat lebih cepat," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (22/3/2025).
Namun, perjalanan menuju pelabuhan tidak sepenuhnya lancar. Sukeri mengaku sempat terhambat di Jambi akibat kecelakaan yang menyebabkan kemacetan hingga enam jam. Meski begitu, ia optimistis bisa sampai tujuan pada Minggu (23/3/2025) dini hari.
Senada dengan Sukeri, Rini, pemudik asal Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, juga memilih mudik lebih awal ke Yogyakarta.
"Anak-anak sudah libur, dan saya juga mengajukan cuti lebih cepat. Jadi kami putuskan mudik sekarang supaya lebih nyaman di jalan, tidak terjebak macet," kata Rini.
Menurutnya, perjalanan dari Pangkal Pinang hingga ke Pelabuhan Bakauheni terbilang lancar tanpa hambatan berarti. Dia memperkirakan akan tiba di kampung halaman pada Minggu pagi.
"Selama di perjalanan engga ada hambatan, lancar-lancar saja. Kemungkinan besok baru sampai rumah," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, mengantisipasi lonjakan pemudik, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyiapkan total 59 kapal untuk melayani penyeberangan di lintas Merak-Bakauheni selama periode mudik Lebaran 2025.
Humas ASDP Bakauheni, Saiful Harahap, menjelaskan bahwa dari total kapal yang disiapkan, 47 unit dioperasikan langsung di Pelabuhan Bakauheni. Sementara itu, 12 kapal lainnya ditempatkan di Pelabuhan Wika dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) sebagai alternatif.
"Kami memastikan kesiapan operasional kapal-kapal ini untuk menghindari antrean panjang. Pelabuhan alternatif juga sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai," ujar Saiful pada Jumat (21/3/2025).
Dengan persiapan ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh pemudik.