Liputan6.com, Jakarta Baru juga sembuh, Hotman Paris kini tancap gas untuk menjalani sidang kasus pencemaran nama nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pekan ini. Terdakwa dalam kasus ini adalah Razman Nasution.
Sebelum terbang ke Jakarta, presenter program Hotroom mengingatkan Razman Nasution, ada dua kasus hukum menantinya. Pertama, pencemaran nama baik Hotman Paris terkait dugaan pelecehan seksual terhadap Iqlima Kim.
Advertisement
Baca Juga
Kedua, Razman Nasution dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait kericuhan di ruang sidang pada 11 Februari 2025. Laporan itu tercatat dengan nomor STTL/70/II/2025/Bareskrim.
Advertisement
Terkait nasib Razman Nasution, Hotman Paris menulis, “Di Singapore sebelum pulang ke jkt! Razman sadar dia akan masuk penjara atas 2 kasus pidana? Di malam dingin kamu akan bobo dgn para napi dan melamun cantiknya para aspri Hotman!”
Razman Salah Lawan
Pesan nyelekit ini disampaikan Hotman Paris di akun Instagram terverifikasi, Rabu (26/2/2025). Terang-terangan ia menyebut Razman Nasution salah pilih lawan.
“Bini Razman yg mulutnya teriak teriak di sidang mudah mudahan masih mau nanti antar in** mie ke penjara jika vonis sudah final! Kacian anak anaknya kamu salah orang eh salah lawan,” imbuh Hotman Paris.
Advertisement
Dengan Sakitnya Hotman...
Selain dua kasus di atas, Hotman Paris menilai Razman Nasution menghadapi masalah lain yakni pembekuan izin advokat. Razman Nasution sendiri mengaku tak takut dan minta pihak seberang menarik hikmah di balik penyakitnya.
“Dengan sakitnya saudara Hotman membawa pembelajaran yang harus menjadi koreksi buat rekan kita Hotman, dan juga koreksi bagi tim saya, agar kita ini elegan dan bertarungnya secara gentleman tanpa fitnah kiri-kanan,” ucapnya.
Ini disampaikan Razman Nasution dalam video yang diunggah di akun Instagram terverifikasi, Selasa (25/2/2025). Dalam video itu, ia menyebut siap memenuhi undangan klarifikasi Bareskrim Polri Jakarta, Rabu, 26 Februari 2025.
Razman Nasution dan Firdaus Oiwobo
Hotman Paris telah hadir sebagai saksi di Bareskrim Polri, 17 Februari 2025, terkait kericuhan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang melibatkan Razman Nasution dan Firdaus Oiwobo. Keduanya dilaporkan ke polisi setelah membuat kegaduhan di ruang sidang.
Razman Nasution diduga memukul-mukul meja persidangan seraya meneriaki Majelis Hakim dengan sebutan (maaf) koruptor. Majelis Hakim lantas meninggalkan ruang sidang karena situasi tak lagi kondusif.
Sementara itu, Firdaus Oiwobo naik dan menginjak-injak meja persidangan. Kala itu, Hotman Paris tetap kalem lalu meninggalkan ruang sidang. Ia yakin Razman Nasution dan Firdaus Oiwobo jadi tersangka karena dinilai menghina lembaga peradilan.
Advertisement
