Liputan6.com, Jakarta - Menjelang direstuinya merger XL Axiata-Smartfren, satu lagi petinggi XL Axiata mundur. Kali ini, Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O Baasir akan meninggalkan operator yang bermarkas di kawasan Kuningan tersebut.
Pengunduran diri Marwan, ia sebut karena alasan pribadi. Ia tak mengungkap pengunduran diri itu ia buat karena proses merger XL Axiata-Smartfren segera direstui Komdigi.
Advertisement
Namun, Marwan bukan satu-satunya Direktur XL Axiata yang memilih resign setelah ada kepastian soal merger XL Axiata dengan anak usaha Sinar Mas.
Advertisement
Sebelumnya, Presdir sekaligus CEO XL Axiata Dian Siswarini membuat kabar bahwa dirinya mengundurkan diri dari pucuk kepemimpinan di XL Axiata.
Tidak berselang lama, sejumlah direktur lainnya turut undur diri. Mereka antara lain adalah Direktur sekaligus Chief Commercial Officer Home and Convergence XL Axiata Abhijit Navalekar, Direktur sekaligus Chief IT Digital and Analytics Rico Usthavia Frans, serta Direktur sekaligus Chief Technology Officer I Gede Darmayusa.
"Alasannya, karena personal reason. Sebenarnya ini sudah beberapa minggu terakhir lah, saya minta izin ke manajemen, ke XL, juga saya sampaikan ke teman-teman media karena selama ini saya berinteraksi," kata Marwan ditemui di Kantor XL Axiata, Kamis (27/2/2025).
Marwan O Baasir menyampaikan, pengunduran dirinya telah sesuai dengan proses yang berlaku di perusahaan dan bukan sesuatu yang langsung dilakukan tanpa ada diskusi dengan pihak manajemen XL Axiata.
Jenjang Karier
Marwan sendiri menduduki jabatan sebagai Chief of Corporate Affairs XL Axiata sejak November 2020 hingga saat ini. Ia tercatat memiliki jenjang karier di operator ini, pada Juli 2012 hingga Oktober 2014, Marwan menduduki jabatan Head of Regulatory and Government Relation.
Selanjutnya, sejak November 2014 hingga Oktober 2020, Marwan duduk di posisi VP Regulatory and Government Relations.
Setelah mengundurkan diri, pria yang memiliki background bidang hukum ini mengaku masih berpikir tentang rencananya ke depan.
"Saya berpikiran mau Ramadan dulu deh, tetapi saya ini kan lawyer ya, jadi saya akan berpikir lah mau ngapainnya gitu," ujarnya.
Â
Advertisement
Perkembangan Merger XL Axiata - Smartfren
Bicara merger XL Axiata dengan Smartfren, saat ini XL Axiata dan Smartfren telah menyampaikan dokumen yang dipersyaratkan dalam merger ke regulator, yakni Kementerian Komunikasi dan Digital.
Meski begitu, belum ada informasi tentang perkembangan maupun persetujuan dari Komdigi soal merger dua perusahaan besar ini. XL Axiata pun, masih menunggu persetujuan dari regulator mengenai merger tersebut.
