Liputan6.com, Jakarta Sedekah Subuh merupakan amalan yang sering dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak umat Muslim yang mengajak untuk melakukannya. Namun, menurut Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya, terdapat kesalahpahaman dalam memahami konsep sedekah Subuh.
Suatu ketika, Buya Yahya menerima pertanyaan dari seorang jemaah mengenai waktu yang tepat untuk bersedekah Subuh. Jemaah tersebut ingin tahu apakah sedekah harus diberikan tepat saat Subuh atau boleh disalurkan di waktu lain setelah menyisihkannya di pagi hari.
Baca Juga
Menanggapi hal ini, Buya Yahya menjelaskan bahwa pada dasarnya sedekah bisa dilakukan kapan saja dan tidak harus saat Subuh. Bahkan, jika ada seseorang yang membutuhkan bantuan segera, lebih baik sedekah diberikan tanpa menunda waktu.
Advertisement
Soal sedekah Subuh, Buya Yahya mengatakan bahwa memang terdapat hadis yang menyebutkan keutamaan sedekah di waktu Subuh sangat dahsyat. Malaikat akan mendoakan mereka yang sedekah Subuh.
Rasulullah SAW bersabda,
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا. وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
Artinya: “Tidak satu hari pun di mana pada pagi harinya seorang hamba ada padanya melainkan dua Malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak.’ Dan yang lainnya berkata: ‘Ya Allah, hancurkanlah (harta) orang yang kikir.’” ( HR Bukhari dan Muslim)
“Maka bisa saja sedekah Subuh dimasukkan dari sini supaya kita dapat doanya malaikat dari pagi-pagi, boleh saja. Artinya, biarpun siang doanya tetap dapat karena itu dari pagi. Setiap hari itu mendoakannya kapan? Ya sehari itu mendoakan malaikat itu, bukan di pagi saja,” kata Buya Yahya, dikutip dari YouTube Al Bahjah TV.
Simak penjelasan lebih lengkap yang dirangkum dari berbagia sumber pada Senin (24/3/2025).
Sedekah Subuh Menurut Buya Yahya
Buya Yahya tidak menyalahkan orang yang yang menyemarakkan gerakan sedekah Subuh. Hanya saja, kata Buya Yahya, tidak ada ada dalil yang mengkhususkan sedekah Subuh. Adapun terkait sedekah yang didoakan malaikat, menurut Buya Yahya sedekahnya tidak harus pagi.
“Sedekahnya tidak harus pagi, mungkin siang. Maka masalah kebaikannya dikembalikan kepada yang memerlukannya,” tutur Buya Yahya.
Buya Yahya menegaskan, jangan sampai seseorang memaksakan sedekah pagi yang akhirnya diberikan saja ke tetangga dekat rumahnya yang tidak terlalu butuh. Padahal di kampung sebelah, misalnya, itu ada yang jauh lebih membutuhkan.
“Tunggu sampai siang di sana karena ada yang lebih butuh. (Misalnya) dia sakit, fakir, banyak utang lagi, (atau) kecelakaan. Kan banyak perlu dibantu,” imbuhnya.
“Jadi hadis tersebut adalah sifatnya sehari itu bukan di pagi saja. Hanya (gerakan sedekah Subuh) nggak ada masalah boleh-boleh saja. Jadi kalau ada orang punya gerakan sedekah pagi bukan suatu yang terlarang, itu adalah mencari start awal boleh,” jelas Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, ada sebagian masyarakat yang salah memahami sedekah Subuh, sehingga mereka selalu menunggu waktu Subuh saja untuk mengeluarkan sebagian hartanya, padahal di waktu yang lain ada orang yang sangat membutuhkan.
“Ini kan kacau gara-gara salah paham. Habis maghrib dapet duit. Kemudian habis magrib juga ada orang yang membutuhkannya, tapi dia tak mau sedekah. Kenapa? Kata ustadz sedekah pagi besok pagi aja. Lah, orang butuhnya sekarang, nunggu besok pagi. Ini kesalahpahaman sedekah pagi kalau begitu namanya,” beber Buya Yahya.
“Makanya kita perlu ingatkan di sini, mana yang lebih dibutuhkan itu yang hendaknya kita dahulukan. Biarpun tidak pagi, malam hari orang butuhkan (kita sedekahkan),” tambah Buya Yahya.
Buya Yahya menuturkan, meluruskan kesalahpahaman sedekah Subuh penting dilakukan. Hal ini agar tidak lagi harus menunggu pagi untuk sedekah. Selama ada orang yang membutuhkan di waktu itu, maka sedekahlah di waktu tersebut tanpa harus menunggu Subuh.
“Ini kenapa perlu kita jelaskan disini, takut ada orang salah memahami masalah sedekah pagi sehingga semuanya nunggu pagi. Padahal malam hari sudah ditunggu-tunggu sedekahnya. Gara-gara lewat (sedekah) pagi, besok lagi,” kata Buya Yahya.
Buya Yahya kembali menegaskan, kalau pun ingin sedekah Subuh itu adalah hal baik dan terdapat hadis yang menjelaskan keutamaan tersebut. Namun, jika untuk sedekah tidak harus menunggu pagi.
“Bagi Anda yg ingin sedekah terserah Anda yang lebih tahu, yang penting adalah Anda ingin mengeluarkan kekikiran dari dari hati Anda dan Anda ingin mendapatkan pahala dari Allah,” pungkas Buya Yahya.
Advertisement
Niat dan Doa Sedekah Subuh
Membaca doa sebelum melakukan sedekah diharapkan bisa menambah berkah dan ridho Allah SWT. Maka dari itu, upayakan untuk membaca niat dan doa sedekah subuh.
Niat Sedekah Subuh
نَوَيْتُ التَّقَرُّبَ اِلَى اللهِ تَعَالَى وَاتِّقَاءَ غَضَبِ الرَّبِّ جل جلاله وَاتِّقَاءَ نَارِ جَهَنَّمَ وّالتَّرَحُّمَ عَلَى الاخْوَانِ وَصِلَةَ الرَّحِمِ وَمُعَاوَنَةَ الضُّعَفَاءِ وَمُتَابَعَةَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَاِدْخَالَ السُّرُوْرِ عَلَى اْلاِخْوَانِ وَدَفْعِ البَلاَءِ عَنْهُ وَعَنْ سَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلاِنْفاَقَ مِمَّا رَزَقَهُ الله وَقَهْرَ النَّفْسِ وَالشَّيْطَانِ
Nawaitut taqoruba ilallahi ta’ala wattiqoaa ghadlabir rabbi jalla jalaluhu wattiqoa nari jahannama wattarakhkhuma ‘ala ikhwani wa shilatur rahimi wa mu’awanatadh dlu’afai wa mutaba’atan nabiyyi shallallahu ‘alaihi wa sallama wa idkholas sururi ‘alal ikhwani wa daf’il balai ‘anhu wa ‘an sairil muslimina wal infaqo mimma razaqohullahu wa qohran nafsi wasy syaithoni.
Artinya:
““Aku niat (bersedekah) untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghindari murka Tuhan, menghindari api neraka jahanam, berbelas kasih kepada saudara dan menyambung silaturahmi, membantu orang-orang yang lemah, mengikuti Nabi SAW, memasukkan kebahagiaan pada saudara, menolak turunnya dari mereka dan semua kaum muslimin, menafkahkan rezeki yang diberikan oleh Allah, dan untuk mengalahkan nafsu dan setan.”
Doa Sedekah Subuh
Setelah membaca niat dan bersedekah, jangan lupa untuk membaca doa, ya! Tenang saja, doanya pendek dan mudah dihafal. Adapun doa sedekah subuh adalah sebagai berikut:
“Rabbana taqabbal minna innaka antas sami’ul alim.”
“Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
