Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Verifikasi UmurStop di Sini

Ini Tips Aman Gunakan Minyak Kelapa untuk Pelumas Bercinta

Secara umum, minyak kelapa dianggap aman sebagai pelumas berhubungan seks. Meski begitu, ada baiknya Anda tetap memperhatikan kandungan dalam produk tersebut

oleh Giovani Dio Prasasti diperbarui 02 Mei 2019, 23:59 WIB
Diterbitkan 02 Mei 2019, 23:59 WIB
Vagina Alat Kelamin Perempuan
Ilustrasi Foto Vagina (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Salah satu pelumas alami yang populer adalah minyak kelapa. Bagi beberapa orang, cairan ini dianggap memberikan sensasi bercinta yang berbeda serta bikin pasangan lebih tahan lama.

Namun, dalam menggunakan minyak kelapa, ada hal yang harus diperhatikan. Terutama masalah keamanan produk semacam itu untuk melumasi organ intim wanita.

Mengutip Health.com pada Kamis (2/5/2019), Nita Landry, ahli obstetri dan ginekologi di Los Angeles, Amerika Serikat mengatakan, sebagian minyak kelapa yang dihidrogenasi dan dimurnikan mengandung aditif yang bisa menyebabkan iritasi atau membuat kulit lebih kering. Sehingga, Anda diminta menggunakan minyak yang alami.

"Tetap gunakan yang alami, yang tidak diproses dengan apapun ketika menggunakannya untuk pelumasan seperti menggunakannya untuk kepentingan lain," kata Landry memberikan saran.

Menurutnya, minyak kelapa jenis ini diekstrak dari buah kelapa segar tanpa menggunakan suhu tinggi dan bahan kimia. Sehingga, aman apabila digunakan sebagai pelumas saat berhubungan seks.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Simak juga video menarik berikut ini:


Cek Komposisinya

Cara Mencerahkan Wajah Kusam dengan minyak kelapa
Cara Mencerahkan Wajah Kusam dengan minyak kelapa (sumber: istockphoto)

Pakar kesehatan wanita, Sherry Ross menambahkan, sebelum menggunakan produk minyak kelapa, lihat komposisi yang tertera di botol. Misalnya, apakah itu terbuat dari kelapa murni, alami, bebas, pengawet, atau mengandung wangi-wangian.

"Lihatlah komposisi pada botol untuk memastikan bahwa hanya bahan-bahan yang diinginkan berada dalam minyak kelapa," kata Ross.

Mengenai penggunaan, jangan terlalu banyak mengoleskannya. Terlalu banyak tidak baik untuk vagina itu sendiri. "Penumpukan minyak berlebihan di vagina bisa menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri atau ragi yang tidak diinginkan," Landry menjelaskan.

 


Jangan Gunakan dengan Kondom Lateks

Kondom
Ilustrasi Foto Alat Kontrasepsi Kondom (iStockphoto)

Anda juga tidak disarankan menggunakan minyak kelapa bersamaan dengan kondom berbahan dasar lateks. Hal ini membuat risiko infeksi menular seksual serta potensi kehamilan menjadi lebih tinggi.

"Minyak kelapa tidak bisa digunakan bersama dengan kondom lateks dan bisa memecahkan lateks sehingga menyebabkan kondom pecah," kata Landry.

Ross menjelaskan, hanya pelumas berbahan dasar air dan silikon yang cocok digunakan bersama kondom lateks tanpa risiko kerusakan. Namun, jika pasangan ingin mengenakan kondom bersama minyak kelapa, kondom yang berbahan dasar poliuretan adalah yang disarankan.

Di satu sisi, bagi Anda adalah orang yang rentan infeksi vagina seperti infeksi jamur, minyak kelapa tidak direkomendasikan.

“Karena minyak kelapa bersifat antibakteri dan antijamur, minyak ini berpotensi mengganggu keseimbangan pH di vagina Anda dan menyebabkan infeksi jamur,” kata Dr. Landry.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya