Melahirkan Secara Normal Setelah Operasi Caesar atau VBAC, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Melahirkan melalui persalinan normal setelah operasi caesar (VBAC - Vaginal Birth After Cesarean) dapat menjadi alternatif yang aman, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

oleh Ade Nasihudin Al Ansori Diperbarui 25 Mar 2025, 18:00 WIB
Diterbitkan 25 Mar 2025, 18:00 WIB
Melahirkan Secara Normal Setelah Sempat Operasi Caesar, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?
Melahirkan Secara Normal Setelah Sempat Operasi Caesar, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan? (Image by prostooleh on Freepik).... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Ibu yang memiliki riwayat melahirkan secara sectio caesarea (SC) atau operasi caesar bisa melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya.

Menurut dokter spesialis kebidanan kandungan RS EMC Pekayon, Widi Astuti, melahirkan melalui persalinan normal setelah operasi caesar (VBAC - Vaginal Birth After Cesarean) dapat menjadi alternatif yang aman. Namun, hal ini memerlukan perhatian khusus dan persiapan yang matang.

Widi menjelaskan, VBAC atau Vaginal Birth After Cesarean adalah proses melahirkan secara normal setelah seorang wanita sebelumnya menjalani operasi caesar (sectio caesarea) pada kelahiran anak pertama atau sebelumnya. Pada banyak wanita, VBAC bisa menjadi pilihan yang aman dan efektif. Namun, ini tergantung pada berbagai faktor, termasuk alasan mengapa persalinan caesar dilakukan sebelumnya dan kondisi kesehatan ibu serta janin.

VBAC memberikan banyak keuntungan, seperti pemulihan yang lebih cepat dan penghindaran komplikasi yang sering terjadi pada operasi caesar. Namun, tetap ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan, seperti kemungkinan robekan pada bekas sayatan caesar sebelumnya pada saat persalinan.

“Karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan yang berpengalaman untuk memutuskan apakah VBAC adalah pilihan yang tepat untuk Anda dan kehamilan ini,” kata Widi mengutip laman EMC, Selasa (25/3/2025).

 

Promosi 1
Apa Semua Perempuan dengan Riwayat Caesar Bisa Melahirkan Normal?

Apa Semua Perempuan dengan Riwayat Caesar Bisa Melahirkan Normal?

Sayangnya, tidak semua wanita yang pernah melahirkan melalui caesar bisa menjalani persalinan normal.

Beberapa faktor yang memengaruhi apakah VBAC adalah pilihan yang aman meliputi:

Alasan Caesar Sebelumnya

Jika operasi caesar dilakukan karena alasan indikasi mutlak, seperti misalnya panggul sempit, kelainan pada tulang panggul ibu, maka VBAC tidak dapat dilakukan. Namun, bila alasan caesar sebelumnya bukanlah indikasi mutlak dan tidak berulang pada kehamilan berikutnya, misalkan karena plasenta previa, persalinan tidak maju, letak sungsang, maka kemungkinan besar VBAC dapat dilakukan.

Bekas Sayatan Caesar dan Riwayat Operasi Sebelumnya

Wanita yang memiliki riwayat caesar satu kali lebih mungkin untuk berhasil menjalani VBAC dibandingkan dengan wanita yang memiliki riwayat caesar lebih dari satu kali pada rahim.

Hal ini berkaitan dengan angka kegagalan dan risiko robekan pada bekas operasi saat persalinan VBAC. Demikian juga pada wanita riwayat caesar yang memiliki irisan vertikal pada rahim, riwayat operasi pengangkatan tumor rahim (seperti myoma uteri), tidak disarankan untuk dilakukan VBAC.

 

Jarak Kehamilan Pegang Peran Penting untuk Keberhasilan VBAC

Jarak kehamilan dengan riwayat caesar sebelumnya memegang peranan penting untuk keberhasilan VBAC.

Jarak yang disarankan adalah minimal 18-24 bulan, hal ini berkaitan dengan risiko terjadinya robekan pada bekas operasi caesar sebelumnya. 

Kondisi Kesehatan Ibu dan Janin

Kesehatan ibu dan janin adalah faktor penting dalam keputusan untuk memilih VBAC. Jika ada risiko kesehatan pada ibu atau janin, atau jika ada komplikasi dalam kehamilan, maka caesar mungkin lebih disarankan.

Ukuran Janin

Ukuran janin juga perlu dipertimbangkan, karena bayi yang lebih besar (lebih dari 4 kg) mungkin memerlukan lebih banyak pertimbangan apakah VBAC aman dilakukan.

Kehamilan Tunggal dan Normal

Kehamilan dengan satu bayi yang berada dalam posisi kepala di bawah (cephalic presentation) juga meningkatkan peluang untuk berhasilnya VBAC.

 

 

Persiapan Melahirkan Normal bagi Perempuan dengan Riwayat Caesar

Widi pun memberi beberapa tips yang dapat membantu mempersiapkan VBAC dengan lebih baik, yakni:

Konsultasikan dengan Dokter Spesialis Kebidanan

Langkah pertama dan paling penting adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi ibu, termasuk alasan di balik operasi caesar sebelumnya, kesehatan fisik, serta kondisi janin yang sedang berkembang.

“Evaluasi ini sangat penting untuk mengetahui apakah VBAC adalah pilihan yang aman dan tepat untuk Anda,” ujar Widi.

Pilih Rumah Sakit dengan Fasilitas Lengkap

Pilih rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dan tim medis berpengalaman yang siap menangani komplikasi jika terjadi.

Komplikasi yang bisa terjadi adalah perburukan pada ibu yaitu ancaman robekan pada bekas operasi sebelumnya. Atau perburukan pada janin yaitu gawat janin. 

Di Rumah Sakit, tim medis dilengkapi dengan peralatan canggih dan pengalaman dalam melakukan VBAC, yang akan memantau proses persalinan dengan seksama untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi.

Lakukan Pemantauan Kehamilan Secara Rutin

Pemantauan kehamilan secara rutin sangat penting dalam mengidentifikasi potensi komplikasi.

Melalui pemeriksaan ultrasonografi, pemantauan detak jantung janin, pemantauan tumbuh kembang janin, pemeriksaan kesehatan ibu, dokter dapat memastikan bahwa semua aspek kehamilan berjalan dengan lancar.

Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

Memiliki tubuh yang sehat sangat mendukung keberhasilan VBAC. Cobalah untuk menjaga pola makan yang sehat, rutin berolahraga senam hamil sesuai dengan rekomendasi dokter, dan cukup tidur untuk mempersiapkan diri menghadapi persalinan.

Selain itu, menjaga kesehatan mental juga sangat penting, karena stres dan kecemasan bisa mempengaruhi proses persalinan.

Infografis Ibu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Infografis Ibu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)... Selengkapnya
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya