Liputan6.com, Jakarta Menjelang Idul Fitri, kewajiban zakat fitrah kembali hadir bagi setiap muslim yang mampu. Zakat fitrah ini bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga ibadah yang penuh makna, yaitu mensucikan diri dan berbagi rezeki dengan sesama. Artikel ini akan membahas secara lengkap niat zakat fitrah untuk anak laki-laki, termasuk bacaan, tata cara, dan hal-hal penting lainnya yang perlu Anda ketahui.
Salah satu hal terpenting dalam menunaikan zakat fitrah adalah niat. Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki diucapkan dengan penuh keikhlasan, semata-mata karena Allah SWT. Niat ini haruslah tulus dan diiringi dengan pemahaman akan kewajiban berzakat. Dengan niat yang benar, ibadah zakat fitrah akan lebih bermakna dan pahalanya pun akan lebih besar.
Advertisement
Baca Juga
Selain niat, memahami tata cara dan waktu pembayaran zakat fitrah juga sangat penting. Zakat fitrah sebaiknya dibayarkan sebelum sholat Idul Fitri. Besaran zakat fitrah untuk anak laki-laki sama dengan anak perempuan, yaitu satu mud (sekitar 2,5 kg) beras atau makanan pokok lainnya, atau setara dengan nilai uangnya. Pembayaran dapat dilakukan langsung kepada mustahik (yang berhak menerima zakat) atau melalui lembaga amil zakat terpercaya.
Simak pembahasan selengkapnya berikut ini sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (24/3/2025).
Pengertian dan Dasar Hukum Zakat Fitrah
Zakat fitrah secara bahasa berarti "membersihkan" atau "mensucikan". Secara istilah, zakat fitrah adalah kewajiban mengeluarkan harta tertentu bagi setiap muslim yang mampu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Kewajiban ini bertujuan untuk menyucikan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dan berbagi rezeki dengan yang membutuhkan.
Dasar hukum zakat fitrah terdapat dalam Al-Quran dan Hadits. Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 43 menyebutkan kewajiban menunaikan zakat. Hadits Nabi Muhammad SAW juga menegaskan tentang zakat fitrah, menunjukkan pentingnya zakat fitrah sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial.
Hikmah disyariatkannya zakat fitrah sangatlah mulia. Selain mensucikan diri, zakat fitrah juga bertujuan untuk membantu fakir miskin agar dapat merayakan Idul Fitri dengan layak. Zakat fitrah juga mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Waktu yang tepat untuk menunaikan zakat fitrah adalah sebelum shalat Idul Fitri. Hal ini penting untuk memastikan zakat sampai kepada yang berhak menerimanya sebelum hari raya tiba. Dengan membayar zakat fitrah tepat waktu, kita dapat meraih pahala yang lebih besar dari Allah SWT.
Advertisement
Ketentuan Umum Zakat Fitrah
Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap muslim yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak. Kemampuan di sini diukur berdasarkan kebutuhan pokok sehari-hari. Jika seseorang mampu memenuhi kebutuhan pokoknya dan masih memiliki kelebihan, maka ia wajib menunaikan zakat fitrah.
Besaran zakat fitrah biasanya berupa 2,5 kg beras atau makanan pokok lainnya, atau nilai uang yang setara. Besaran ini berlaku untuk setiap jiwa, termasuk anak-anak yang masih menjadi tanggungan orang tua.
Selain beras, zakat fitrah juga dapat berupa makanan pokok lainnya seperti gandum, kurma, atau jagung, dengan takaran yang setara. Pemilihan jenis makanan pokok disesuaikan dengan kebiasaan daerah masing-masing.
Saat ini, banyak yang juga memberikan zakat fitrah dalam bentuk uang tunai. Nilai uang yang diberikan harus setara dengan nilai 2,5 kg beras atau makanan pokok lainnya. Pastikan untuk memilih lembaga amil zakat yang terpercaya jika memilih pembayaran dengan uang.
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Sebelum membahas niat zakat fitrah untuk anak laki-laki, mari kita bahas niat zakat fitrah untuk diri sendiri terlebih dahulu. Niat ini harus diucapkan dengan khusyuk dan tulus ikhlas karena Allah SWT.
Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَنْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakata al-fitri 'an nafsi fardan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri saya sendiri, fardu karena Allah SWT.
Ucapkan niat ini dengan khusyuk sebelum atau saat menyerahkan zakat. Pastikan niat Anda tulus ikhlas karena Allah SWT. Dengan niat yang benar, pahala ibadah zakat fitrah akan lebih sempurna.
Ingatlah, niat merupakan pondasi utama dalam setiap ibadah. Dengan niat yang tulus, ibadah kita akan lebih bermakna dan diterima oleh Allah SWT.
Advertisement
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki diucapkan dengan menyebutkan nama anak tersebut. Hal ini penting untuk memastikan zakat tersebut tepat sasaran dan tercatat dengan baik.
Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk anak laki-laki:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَنْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭﻟَﺪﻱ (Nama Anak) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakata al-fitri 'an waladi (nama anak) fardan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-laki saya (sebutkan nama anak laki-laki), fardu karena Allah Ta'ala.
Sebutkan nama anak Anda setelah kata "waladi". Misalnya, jika nama anak Anda adalah Ahmad, maka bacaan niat menjadi: "Nawaitu an ukhrija zakata al-fitri 'an waladi Ahmad fardan lillahi ta'ala"
Orang tua bertanggung jawab untuk membayar zakat fitrah untuk anak-anaknya yang masih menjadi tanggungan, meskipun anak tersebut belum baligh atau belum mampu secara ekonomi. Ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kasih sayang orang tua kepada anak-anaknya.
Dengan membayar zakat fitrah untuk anak laki-laki, orang tua juga mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan kepedulian sosial sejak dini. Ajarkan anak Anda tentang pentingnya berbagi dan menunaikan kewajiban agama.
Jika Anda memiliki lebih dari satu anak laki-laki, Anda dapat mengucapkan niat secara kolektif dengan menyebutkan nama semua anak laki-laki Anda. Atau, Anda dapat mengucapkan niat secara terpisah untuk setiap anak.
Contoh niat untuk beberapa anak laki-laki: "Nawaitu an ukhrija zakata al-fitri 'an auladi (nama anak 1), (nama anak 2), dan (nama anak 3) fardan lillahi ta'ala"
Niat Zakat Fitrah untuk Anggota Keluarga Lainnya
Selain untuk anak laki-laki, Anda juga perlu menunaikan zakat fitrah untuk anggota keluarga lainnya yang menjadi tanggungan Anda. Berikut beberapa contoh niat zakat fitrah untuk anggota keluarga:
1. Niat Zakat Fitrah untuk Istri:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَنْ أُﺧْﺮِﺝَ زَكَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠَّٰهِ تَعَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakata al-fitri 'an zaujati fardan lillahi ta'ala
2. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَنْ أُﺧْﺮِﺝَ زَكَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِنْتِي (Nama Anak) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠَّٰهِ تَعَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakata al-fitri 'an binti (nama anak) fardan lillahi ta'ala
3. Niat Zakat Fitrah untuk Orang Tua
Anda dapat menggunakan niat zakat fitrah untuk diri sendiri, tetapi dengan menambahkan keterangan "untuk orang tua saya" setelah kata "nafsi"
Pastikan Anda mencantumkan nama anggota keluarga Anda dalam niat zakat fitrah. Hal ini untuk memperjelas siapa saja yang menjadi penerima zakat tersebut.
Untuk keluarga yang menjadi tanggungan, Anda dapat menunaikan zakat fitrah secara kolektif atau terpisah. Pilihlah cara yang paling mudah dan sesuai dengan kondisi Anda.
Advertisement
Niat Zakat Fitrah untuk Seluruh Keluarga Sekaligus
Anda juga dapat menunaikan zakat fitrah untuk seluruh keluarga sekaligus dengan niat sebagai berikut:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَنْ أُﺧْﺮِﺝَ زَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠَّٰهِ تَعَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakata al-fitri 'anni wa 'an jamii'i man yalzamuni nafaqatuhum syar'an fardan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri saya dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggung jawab saya menurut syariat, fardu karena Allah SWT.
Niat ini lebih efisien jika Anda memiliki keluarga besar. Namun, pastikan Anda mencatat dengan jelas siapa saja yang termasuk dalam keluarga yang Anda wakili.
Meskipun lebih praktis, Anda tetap dianjurkan untuk mencatat secara rinci siapa saja yang telah Anda wakili dalam pembayaran zakat fitrah.
Niat Zakat Fitrah Melalui Perwakilan
Anda diperbolehkan mewakilkan pembayaran zakat fitrah kepada orang lain yang terpercaya. Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk orang yang diwakilkan:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَنْ أُﺧْﺮِﺝَ زَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (Nama Orang) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠَّٰهِ تَعَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakata al-fitri 'an (Nama Orang) fardan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk (sebutkan nama), fardu karena Allah SWT.
Gantilah "(Nama Orang)" dengan nama orang yang Anda wakili. Pastikan Anda memilih orang yang terpercaya dan amanah untuk mewakilkan pembayaran zakat fitrah Anda.
Sampaikan niat Anda kepada orang yang Anda wakili. Dengan demikian, pembayaran zakat fitrah Anda akan sah dan diterima oleh Allah SWT.
Advertisement
Doa Setelah Menunaikan Zakat Fitrah
Setelah menunaikan zakat fitrah, bacalah doa berikut sebagai ungkapan syukur dan harapan agar zakat Anda diterima Allah SWT:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۚ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Rabbana taqabbal minna, innaka anta as-Sami'u al-'Aliim
Artinya: Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Doa ini merupakan doa umum yang dapat dibaca setelah melakukan amal ibadah. Doa ini menunjukkan rasa syukur dan harapan kita kepada Allah SWT.
Anda juga dapat membaca doa lain yang sesuai dengan keyakinan dan pemahaman Anda. Yang terpenting adalah keikhlasan dan ketulusan hati dalam berdoa.
Tata Cara Lengkap Menunaikan Zakat Fitrah
Berikut tata cara lengkap menunaikan zakat fitrah:
- Hitung besaran zakat (biasanya 2,5 kg beras atau setara uangnya).
- Siapkan zakat (beras atau uang).
- Ucapkan niat zakat fitrah.
- Serahkan zakat kepada amil zakat atau langsung kepada mustahik.
- Bacalah doa zakat Idul Fitri.
Waktu yang dianjurkan untuk membayar zakat fitrah adalah sebelum shalat Idul Fitri. Pilihlah tempat penyaluran zakat yang terpercaya dan transparan.
Dengan memahami dan melaksanakan tata cara ini, semoga ibadah zakat fitrah Anda diterima Allah SWT.
Menunaikan zakat fitrah, termasuk niat zakat fitrah untuk anak laki-laki, merupakan kewajiban yang penuh makna. Dengan niat yang tulus dan ikhlas, serta memahami tata cara pembayaran yang benar, ibadah ini akan semakin sempurna dan pahalanya pun akan lebih besar.
Semoga artikel ini dapat menjadi panduan bagi Anda dalam menunaikan zakat fitrah. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberikan keberkahan di hari raya Idul Fitri.
Advertisement
