Liputan6.com, Jakarta Bepergian merupakan bagian dari aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam ajaran Islam, setiap aktivitas dianjurkan untuk diawali dengan doa, termasuk saat hendak melakukan perjalanan. Membaca doa di perjalanan bukan sekadar kebiasaan, melainkan bentuk permohonan kepada Allah SWT agar perjalanan yang ditempuh diliputi keselamatan, kelancaran, serta keberkahan.
Baca Juga
Advertisement
Rasulullah SAW memberikan teladan yang sangat jelas dalam hal ini. Beliau senantiasa memanjatkan doa di perjalanan, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar.
Dalam sebuah hadits dari Abdullah bin Sarjis RA yang tercatat dalam Shahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW memohon perlindungan dari kesulitan perjalanan, tempat kembali yang buruk, dan berbagai keburukan lainnya yang mungkin terjadi selama di perjalanan.
Lebih dari itu, doa seorang musafir (orang yang sedang dalam perjalanan) memiliki keistimewaan tersendiri. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda bahwa doa musafir termasuk di antara tiga doa yang tidak diragukan lagi akan dikabulkan oleh Allah SWT, bersama dengan doa orang tua kepada anaknya dan doa orang yang teraniaya.
Oleh karena itu, membaca doa di perjalanan menjadi amalan penting yang tak boleh ditinggalkan. Ini bukan hanya bentuk penghambaan, tetapi juga ikhtiar spiritual untuk menyerahkan keselamatan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Berikut doa-doa di perjalanan yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (5/4/2025)
1. Doa Sebelum Naik Kendaraan
سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَۙ وَاِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
Subḥânalladzî sakhkhara lanâ hâdzâ wa mâ kunnâ lahû muqrinîn wa innâ ilâ rabbinâ lamunqalibûn
Artinya: Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. (QS Az-Zukhruf: 13–14)
2. Doa Perjalanan Jauh (Lengkap)
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ
Allâhumma innâ nas’aluka fî safarinâ hâdzâ al-birra wat-taqwâ wa minal ‘amali mâ tardlâ. Allâhumma hawwin ‘alainâ safaranâ hâdzâ, wa-thwi ‘annâ bu‘dahu. Allâhumma antash shâḥibu fis-safar, wal-khalîfatu fil-ahli. Allâhumma innî a‘ûdzu bika min wa‘tsâ-is-safar, wa ka-âbatil-mandhar, wa sû’il-munqalabi fil mâli wal ahli.
Artinya:
Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan ini, serta amalan yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah jaraknya. Engkau adalah teman dalam perjalanan dan penjaga bagi keluarga kami. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, dari pemandangan yang menyedihkan, serta dari akhir yang buruk dalam harta dan keluarga.
Advertisement
3. Doa Naik Kapal atau Kendaraan Laut
بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَاۗ اِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ. وَمَا قَدَرُوا اللّٰهَ حَقَّ قَدْرِهٖ
Bismillâhi majrêhâ wa mursâhâ, inna rabbî laghafûrur raḥîm. wa mâ qadarullâha ḥaqqa qadrihî.
Artinya:
Dengan nama Allah (berlayarnya) kapal ini dan (berlabuhnya). Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya. (QS Hud: 41, Az-Zumar: 67)
4. Doa Saat Berhenti di Tengah Perjalanan
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
A‘ûdzu bikalimâtillâhit-tâmmâti min syarri mâ khalaq
Artinya:
Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.
5. Bacaan Sepanjang Perjalanan (Dianjurkan Dibaca Berulang)
Surat Al-Ikhlas 3x:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ قُلْ هُوَ اللّٰهُ أَحَدٌ اَللّٰهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا أَحَدٌ
Bismillâhir-raḥmânir-raḥîm. Qul huwallâhu aḥad. Allâhuṣ-ṣamad. Lam yalid wa lam yûlad. Wa lam yakun lahu kufuwan aḥad.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah, Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat bergantung segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.
6. Doa Bepergian Jauh (Permohonan Pertolongan dan Kelancaran)
اَللَّهُمَّ بِكَ أَسْتَعِيْنُ، وَعَلَيْكَ أَتَوَكَّلُ، اَللَّهُمَّ ذَلِّلْ لِي صُعُوْبَةَ أَمْرِيْ، وَسَهِّلْ عَلَيَّ مَشَقَّةَ سَفَرِيْ، وَارْزُقْنِيْ مِنَ الخَيْرِ أَكْثَرَ مِمَّا أَطْلُبُ، وَاصْرِفْ عَنِّي كُلَّ شَرٍّ، رَبِّ اشْرَحْ لِيِ صَدْرِيْ، وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ
Allâhumma bika asta‘înu, wa ‘alaika atawakkalu. Allâhumma dzallil lî shu‘ûbata amrî, wa sahhil ‘alayya masyaqqata safarî, warzuqnî minal khairi aktsara mimmâ aṭlubu, waṣrif ‘annî kulla syarr. Rabbisyraḥlî ṣadrî, wa yassir lî amrî.
Artinya:
Ya Allah, kepada-Mu aku memohon pertolongan dan kepada-Mu aku bertawakal. Ya Allah, mudahkanlah urusanku, ringankanlah kesulitan perjalananku, karuniakanlah kebaikan melebihi dari yang aku harapkan, dan jauhkanlah segala keburukan dariku. Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku.
Advertisement
7. Doa Mendoakan Orang yang Bepergian
اَللّٰهُمَّ ازْوِ لَهُ الْأَرْضَ وَهَوِّنْ عَلَيْهِ السَّفَرَ
Allâhumma izwi lahul ardl wa hawwin ‘alaihis safar
Artinya:
Ya Allah, lapangkanlah bumi untuknya dan mudahkanlah perjalanannya.
8. Doa Mengantar Orang yang Akan Pergi
أَسْتَوْدِعُ اللّٰهَ دِينَكُمْ وَأَمَانَتَكُمْ وَخَوَاتِيْمَ أَعْمَالِكُمْ
Astaudi‘ullâha dînakum wa amânatakum wa khawâtîma a‘mâlakum
Artinya:
Aku menitipkan agama kalian, amanat kalian, dan akhir amal kalian kepada Allah.
