Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 4 tersangka dalam kasus dugaan suap kepada anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan untuk memuluskan pembahasan APBD-Perubahan Kabupaten Muba tahun anggaran 2015.
"Kita duga ini (operasi tangkap tangan/OTT) pemberian yang kedua. Sebelumnya ada informasi sekitar Januari ada pemberian (suap) ‎senilai sekitar Rp 2 hingga 3 miliar," kata Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP dalam keterangan pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).
Namun Johan tidak menjelaskan, apakah yang menerima suap pada Januari lalu adalah anggota DPRD Muba berinisial KB‎ dan AM yang terjaring dalam OTT KPK Jumat 19 Juni yang kini berstatus tersangka.
"Tapi saya tidak mengatakan pemberian pertama untuk DPRD ini (KB dan AM). Tapi tujuannya sama untuk muluskan pembahasan APBD," terang dia.
‎Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 8 orang yang terdiri dari anggota DPRD, pejabat setingkat kepala daerah, sekuriti, dan driver. Dalam operasi penangkapan tersebut, KPK mengamankan barang bukti uang tunai sekitar Rp 2,56 miliar.
4 Orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka yaitu BK yang merupakan anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan dan AM selaku Anggota DPRD Fraksi Gerindra.
Kemudian, SF selaku Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan F selaku Kepala Bappeda Kabupaten Muba akan dititipkan KPN di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.
BK dan AM ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH-Pidana.
Sedangkan SF dan F ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melanggar Pasal ‎5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH-Pidana. (Mvi/Sss)
  Â
KPK Duga Suap Terkait APBD-P Musi Banyuasin Bukan yang Pertama
"Tapi tujuannya sama untuk memuluskan pembahasan APBD," kata Johan Budi.
Diperbarui 20 Jun 2015, 20:52 WIBDiterbitkan 20 Jun 2015, 20:52 WIB
Plt Komisioner KPK Johan Budi SP membeberkan kronologis proses penangkapan pejabat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di gedung KPK Jakarta, Sabtu (20/6/2015). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
2 Jemaah Shalat Idul Fitri Meninggal Usai Tertimpa Pohon Tumbang di Pemalang, 2 Lainnya Kritis
VIDEO: Pohon Tumbang Timpa Jemaah Salat Idul Fitri di Pemalang, 2 Orang Meninggal
Hati-Hati Konsumsi Simvastatin Sembarangan! Ini Risiko dan Cara Aman untuk Menurunkan Kolesterol
Fokus Pagi : Gudang Peralatan dan Perlengkapan Pesta di Kota Metro Terbakar
Potret Kondisi Rumah Yati Pesek, Penuh Perabotan Klasik yang Sarat Makna
Trump Ancam Bom Iran jika Tak Capai Kesepakatan Nuklir
Dukung Pemudik, Pertamina Hadirkan Serambi MyPertamina di Bakauheni dan Make Over SPBU di Lampung
Khidmatnya Salat Idul Fitri di KBRI Beijing, Ratusan WNI Hadir
VIDEO: Berani Berubah: Pulang dari Korea Selatan, Mantan TKI Sukses Bisnis Baju Muslim
Daftar Tempat Wisata yang Bisa Dikunjungi saat Lebaran 2025
Menyiapkan Hidangan Lebaran apakah Termasuk Sunah Rasul? Begini Penjelasannya
Penampilan Nina Zatulini di Tanah Suci, Tampilkan Gaya Simpel dan Anggun yang Menginspirasi