Jenazah Pendaki Cartenz Asal Bandung Dievakuasi ke Timika

Jenazah Andika Pratama, pendaki Puncak Jaya Wijaya atau Cartenz Pyramida yang meninggal akibat tertimpa batu dievakuasi ke Timika, Papua.

oleh Rita Ayuningtyas diperbarui 04 Nov 2018, 12:40 WIB
Diterbitkan 04 Nov 2018, 12:40 WIB
Mendaki dan Pendaki
Ilustrasi Foto Pendaki dan Mendaki Gunung (iStockphoto)

Liputan6.com, Jayapura - Jenazah Andika Pratama, pendaki Puncak Jaya Wijaya atau Cartenz Pyramida yang meninggal akibat tertimpa batu dievakuasi ke Timika, Papua. Pria yang tertimpa batu saat mendaki gunung tertinggi di Indonesia itu dievakuasi menggunakan helikopter milik Komala Air.

Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto mengakui, evakuasi pendaki meninggal itu sudah dilaksanakan sejak pukul 06.27 WIT setelah helikopter mendarat di Yellow Valley dan langsung diterbangkan ke Timika.

"Setibanya di Timika, jenazah langsung dibawa ke RSUD Timika, sebelum diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda," kata Hermanto seperti dilansir dari Antara, Minggu (4/11/2018).

Dia mengatakan, dari laporan yang diterima, korban tertimpa longsoran batu, Sabtu 3 November 2018. Namun, jenazah pendaki35 tahun itu tidak bisa langsung dievakuasi karena terkendala cuaca.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Mendaki Akhir Oktober

Merah Putih Bakal Berkibar di Puncak Cartenz Papua saat HUT RI
Pada ulang tahun ke-70 RI, 17 Agustus 2015 nanti, 20 anggota marinir TNI AL bakal mengibarkan bendera merah putih di sana.

Korban mendaki ke Puncak Cartenz Pyramida sejak 29 Oktober 2018 bersama CV Cesta Adventure selaku agen perjalanan.

Insiden yang menimpa korban diketahui setelah adanya laporan ke salah satu rekan korban yang berada di Timika yang kemudian melaporkannya ke polisi.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya