Dua Toko di Bogor Terbakar, 1 Warga Dilarikan ke RS Akibat Sesak Nafas

Kedua bangunan yang terbakar adalah rumah toko yang menjual buku serta peralatan sekolah dan toko pakaian.

oleh Achmad Sudarno Diperbarui 01 Jun 2020, 00:04 WIB
Diterbitkan 01 Jun 2020, 00:04 WIB
kebakaran
Kebakaran melanda toko di Bogor Jawa Barat, Minggu (31/5/2020). Seluruh isi toko tersebut hangus dilalap api. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Dua toko yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kota Bogor, Jawa Barat, hangus terbakar, Minggu (31/5/2020), sekitar pukul 20.10 WIB.

Kedua bangunan itu adalah rumah toko yang menjual buku serta peralatan sekolah dan toko pakaian. Seluruh isi toko dan kedua bangunan tersebut hangus dilalap api.

Kebakaran yang membuat geger warga dan pengguna jalan ini diduga karena hubungan arus pendek listrik yang berasal dari Toko Modern.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Bogor Marshe Mahendra Saputra mengatakan, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik dari Ruko Modern. "Berdasarkan informasi warga, sementara diduga korsleting listrik lalu menyebabkan kebakaran," ujar Marshe.

Angin kencang dan barang-barang toko yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membakar seluruh bangunan tersebut.

Selanjutnya, api ikut menyambar ruko disampingnya, yakni ruko Naga Makmur yang menjual buku dan perlengkapan sekolah.

Sebanyak 14 unit mobil kebakaran dari Kota dan Kabupaten Bogor dikerahkan ke lokasi. Setelah sempat kesulitan memadamkan api, tim pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar pukul 21.30 WIB.

Setelah api padam, beberapa mobil pemadam kebakaran masih siaga di lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya api yang tersisa mengingat isi ruko tersebut yang didominasi perabotan yang mudah terbakar ditambah angin masih bertiup kencang.

"Sekarang petugas masih terus melakukan proses pendinginan," kata Marshe.

 

Promosi 1

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Warga Dilarikan ke RS

Sementara itu, seorang warga dilaporkan dilarikan ke rumah sakit. Warga yang belum diketahui identitasnya tersebut mengalami sesak napas setelah menghirup asap kebakaran.

"Tadi ada seorang warga dibawa ke RS PMI karena menghirup asap," ujar salah satu petugas Damkar.

Lokasi yang terbakar adalah kawasan pertokoan dan pemukiman penduduk. Saat peristiwa kebakaran, api berkobar dan kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya