Liputan6.com, Jakarta Warga Kota Pasuruan Kini Sudah Bisa Cuci Darah di RSUD Soedarsono
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) meninjau langsung layanan Hemodialisis di RSUD Dr Soedarsono Pasuruan, Senin (13/12). Dengan adanya layanan tersebut, kini warga Kota Pasuruan sudah melakukan perawatan cuci darah. Â
Baca Juga
Diketahui, layanan tersebut sudah mulai beroperasi sejak 10 Desember 2021. Dengan adanya layanan hemodialisis di RSUD Dr Soedarsono ini, masyarakat Kota Pasuruan yang ingin cuci darah kini tidak perlu ke luar kota. Itu karena layanan hemodialisis ini nantinya akan buka setiap hari.Â
Advertisement
Gus Ipul mengungkapkan jika keberadaan laboratorium hemodialisa ini bisa membantu masyarakat Pasuruan agar lebih dekat ketika hendak melakukan cuci darah.Â
Â
"Oleh karena banyak warga pasuruan yang cuci darah itu ke rumah sakit luar kota pasuruan, ke Bangil, Malang bahkan ke Surabaya. Oleh karenanya layanan ini mudah-mudahan bisa mendekati pasien agar tidak perlu jauh-jauh kalau cuci darah, layanannya juga sama dan harapanya ini meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Soedarsono," ujarnya.
Gus Ipul juga menjelaskan bahwa sebelum resmi dibuka, Laboratorium Hemodialisis di RSUD Dr Soedarsono Kota Pasuruan ini sudah melewati serangkaian uji coba kelayakan.Â
"Sejak diresmikan bulan Juli 2021, harus diuji coba ke pasiennya dulu, SDM-nya harus pelatihan dulu, alat-alatnya harus dipastikan aman, karena mneyangkut pelayanan, maka harus dipastikan berjalan baik," jelasnya. Â
Sejak resmi dibuka, antusiasme warga Kota Pasuruan cukup tinggi terhadap layanan cuci darah di Laboratorium Hemodialisa RSUD Dr Soedarsono. Sejak resmi dibuka.
Â
"Alhamdulillah, kemarin sudah diujicoba ke dua pasien dan berhasil. Kemudian sudah ada 12 orang yang daftar. Setelah ini pasti naik terus karena sebelumnya warga Kota Pasuruan kalau mau cuci darah harus ke luar kota," kata Gus Ipul.Â
Gus Ipul juga memastikan jika kualitas Laboratorium Hemodialisa di RSUD Dr Soedarsono Kota Pasuruan ini tidak kalah dengan rumah sakit di kota besar lain.Â
"Standarnya sama lah dengan hemodualisa yang lain, cuma bedanya disini alat-alatnya baru semua," ucapnya.
Layanan Hemodialisis di RSUD Dr Soedarsono Kota Pasuruan ini juga bisa dinikmati oleh warga yang tercover layanan BPJS. Gus Ipul juga berjanji akan memberikan bantuan untuk masyarakat Kota Pasuruan yang belum tercover BPJS agar bisa mendapat layanan cuci darah secara gratis.Â
"Kalau ada warga yang belum tercover BPJS kita bantu, tentunya kita pastikan dulu, semisal memang layak dibayari Pemkot, pasti kita bantu, tapi harus daftar dulu ke BPJS," jelasnya.Â
Â
(*)