Liputan6.com, Surabaya Satu Gugus Depan Satu Produk Wirausaha merupakan salah satu program yang mendukung kewirausahaan di Jawa Timur. Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung penuh program tersebut karena dinilai positif untuk menggeliatkan perekonomian di Jawa Timur.
"Saya kira ini adalah program yang positif dan patut kita apresiasi. Saya mendukung penuh program ini," kata LaNyalla di sela kegiatan resesnya di Jawa Timur, Senin (13/3).
Baca Juga
Menurut LaNyalla, sebagai organisasi kepanduan, Pramuka sudah dikenal publik. Dengan program Satu Gugus Depan Satu Produk Wirausaha yang dirancang, Senator asal Jawa Timur itu percaya kiprah Pramuka semakin terlihat, dalam menjawab tantangan perekonomian daerah, nasional hingga global.
Advertisement
"Pramuka akan semakin produktif dalam menghadapi tantangan global yang semakin nyata di depan mata. Dan memang inilah sesungguhnya salah satu peran yang harus diemban oleh Pramuka," ujar LaNyalla.
Meski demikian, LaNyalla menekankan pentingnya program ini memiliki panduan yang lebih terperinci, sehingga kontribusinya semakin nyata untuk masyarakat.
"Maka, perlu di-breakdown paket kewirausahaan yang akan dibangun oleh Pramuka itu seperti apa, agar lebih konkret," ujar LaNyalla.
Dengan program Satu Gugus Depan Satu Produk Wirausaha, LaNyalla menilai Pramuka melakukan lompatan inovasi yang cukup spektakuler. Pramuka bisa mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) para anggotanya dengan kekuatan ekonomi kreatif, memperkuat jaringan serta memperkuat kolaborasi untuk mengolah potensi ekonomi para anggotanya.
"Penting untuk melakukan pemetaan kekuatan internal dan eksternal, agar Pramuka bisa mengambil peran yang tepat dalam bidang kewirausahaan sesuai dengan kapasitasnya," papar LaNyalla.
Sebelumnya, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, H M Arum Sabil mengatakan, melalui program Pramuka Produktif, pihaknya akan fokus membangun jiwa wirausaha peserta didik.
Menjawab tantangan itu, melalui gugus-gugus depan dilakukan pelatihan ketrampilan tidak hanya fisik melainkan juga akademik. Kaum muda diajak membangun wirausaha sesuai potensi mereka di wilayahnya masing-masing.
Ke depan, Arum Sabil berharap Pramuka tidak sekadar menyerap pengetahuan pengalaman dan keterampilan. Akan tetapi bagaimana mengintegrasikan, mengakumulasikan pengetahuan keterampilan dan pengalaman menjadi sebuah wujud pengaruh inovasi baru.
(*)