H+1 Lebaran Jalur Puncak Bogor Padat, Polisi Terapkan One Way dan Ganjil Genap

Polisi menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas dalam mengurai kepadatan di jalur Puncak Bogor pada momen libur Lebaran Idul Fitri 2025, salah satunya pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap.

oleh Ady Anugrahadi Diperbarui 01 Apr 2025, 13:16 WIB
Diterbitkan 01 Apr 2025, 13:16 WIB
Jalur Puncak Macet
Sejumah kendaraan terjebak kemacetan menuju kawasan Puncak di Tanjakan Selarong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/6/2019). Memasuki lebaran hari kedua, beberapa titik di kawasan Puncak mengalami kemacetan akibat tingginya tingkat kunjungan wisatawan domestik. (merdeka.com/Arie Basuki)... Selengkapnya

Liputan6.com, Bogor - Satlantas Polres Bogor melaporkan terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (1/4/2025) atau H+1 Lebaran Idul Fitri 1446 H. Hal itu lantaran banyak masyarakat yang menghabiskan momen lebaran bersama keluarga ke kawasan Puncak, Bogor.

KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto menyebut, antrean panjang kendaraan masyarakat di jalur Puncak Bogor sudah terlihat sejak pukul 06.00 WIB. Panjang antrean kendaraan mencapai sejauh 1 km.

"Tadi pagi pukul 06.00 WIB sudah terlihat adanya peningkatan baik itu kendaraan yang akan menuju kawasan wisata puncak untuk rekreasi maupun arus silaturahmi dari warga masyarakat di luar masyarakat Kabupaten Bogor," kata dia dalam keterangannya, Selasa (1/4/2025).

"Kami pantau melalui TMC Polres Bogor untuk arus kendaraan yang akan menuju Puncak memang sudah terjadi antrean kurang lebih jaraknya sudah 1 KM," sambung dia.

Ardian mencatat, hingga pukul 07.00 WIB sudah ada sekitar 9.000 kendaraan yang telah memasuki kawasan Puncak Bogor.

Terkait hal ini, pihaknya langsung memberlakukan skenario rekayasa lalu lintas berupa contra flow dari Exit Tol Ciawi hingga KM 46 +400 untuk kendaraan menuju Ciawi dan Sukabumi. Juga memberlakukan kebijakan ganjil-genap kendaraan mulai pukul 06.00 WIB.

Diakuinya, kebijakan itu turut menimbulkan antrean panjang. Menurut pengamatan, antrean kendaraan mencapai 1,5 hingga 2 km di simpang Gadog. Karena itu, sebagai solusinya maka langsung diberlakukan rekayasa lalu lintas one way ke arah Puncak.

"Pengamatan secara visual memang antrean kendaraan bertambah kurang lebih 1 setengah sampai 2 km menjelang simpang Gadog, sehingga kami berlakukan rekayasa one way dari Jakarta menuju Puncak, saat ini sudah terbuka untuk one way ke atas sehingga kami akan tunggu bagaimana peningkatan arus 1 sampai 2 jam ke depan," ujar dia.

 

Promosi 1

285 Personel Diterjunkan Urai Kemacetan

Ganjil Genap Puncak Bogor
Untuk penerapan one way sendiri akan dilakukan secara situasional. Sebab, beberapa kendaraan mendapatkan pengecualian bisa melintas. (merdeka.com/Arie Basuki)... Selengkapnya

Untuk mengatasi kepadatan, Ardian menyebut, 285 petugas diterjunkan mengatur lalu lintas di Puncak. Selain 125 personel Satlantas, ada 60 personel Samapta dan 100 anggota Brimob. Semua bersiaga di titik rawan kemacetan.

"Apabila memang ada peningkatan arus atau kepadatan kepadatan di jalur Puncak, itu personel kami sebar di kategorikan, personel pengaturan dan personel patroli untuk tim tim urai yang menggunakan roda dua," ucap dia.

Ardian memetakan, beberapa titik rawan macet di Puncak antara lain di simpang Pasir Muncang, Megamendung, simpang Pasar Cisarua, simpang Taman Safari, dan rest area Gunung Mas.

"Itu kami tempatkan di 5 titik tersebut masing masing titik ada 10 personel," ujar dia.

 

Ganjil Genap Berlaku Sampai 8 April

Ganjil Genap Puncak Bogor
Sistem ganjil genap diterapkan untuk mengantisipasi macet libur cuti bersama Hari Raya Idul Adha. Sistem ini akan diterapkan hingga 2 Juli 2023. Kendaraan yang melintas disesuaikan pelat nomornya dengan tanggal. (merdeka.com/Arie Basuki)... Selengkapnya

Terkait hal ini, Ardian mengimbau kepada masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan wisata Puncak Bogor untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh petugas di lapangan.

"Mohon perhatikan waktu keberangkatan yang disesuaikan dengan pelat nomor keendaraan, karena kami akan menerapkan sistem ganjil genap sampai dengan tanggal 8 April nanti atau sampai berakhirnya masa operasi ketupat, kemudian pergunakan kendaraan yang betul betul prima," ucap dia.

Infografis Aturan Berkendara Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025.
Infografis Aturan Berkendara Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya