Liputan6.com, Jakarta - Puncak arus balik Lebaran 2025 diperkirakan akan terjadi antara tanggal 5 hingga 7 April mendatang, dengan prediksi terkuat pada tanggal 6 April. Prediksi ini disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk Jasa Marga selaku pengelola tol dan Korlantas Polri.
Diperkirakan pada periode tersebut akan menjadi waktu terpadat bagi arus kendaraan yang kembali ke kota-kota besar setelah libur Lebaran Idul Fitri 1446 H.
Advertisement
Baca Juga
Pemerintah dan pihak berwenang telah mempersiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi dan mengurangi kemacetan selama puncak arus balik. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan sistem 'one way' (satu arah) dan 'contraflow' (pengalihan arus lalu lintas ke jalur berlawanan) secara situasional, yang diharapkan bisa membantu kelancaran arus lalu lintas.
Advertisement
Selain itu, Tol Fungsional Jakarta-Cikampek II Selatan juga dibuka untuk pertama kalinya guna mengurangi kepadatan di jalur utama. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa puncak arus balik tetap berpotensi menimbulkan kemacetan yang signifikan.
Strategi Mengurangi Kemacetan Arus Balik
Selama puncak arus balik, sistem 'one way' nasional direncanakan akan diberlakukan dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju Jakarta jika volume kendaraan mencapai 3.300 unit. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi kepadatan akibat tingginya volume lalu lintas yang terjadi di jalur tersebut.
Direktur Operasional ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan, Rinaldi, juga mengimbau pemudik untuk pulang lebih awal dan menghindari periode yang diprediksi menjadi puncak arus balik. “Kami mengimbau pemudik untuk dapat pulang lebih awal dan menghindari periode yang diprediksi menjadi puncak arus balik,” ujar Rinaldi.
Sejak Kamis, 3 April 2025 pukul 16.25 WIB, rekayasa lalu lintas one way telah diberlakukan di KM 188 Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama. Pengguna jalan tol diimbau untuk memperhatikan batas kecepatan maksimal di jalan tol luar kota yang ditetapkan 100 km/jam dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Advertisement
Diskon Tarif Tol dan Kesiapan Infrastruktur
ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan juga memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20 persen mulai Kamis, 3 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Sabtu, 5 April 2025 pukul 05.00 WIB. Diskon ini berlaku bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan terus menerus dari Semarang menuju gerbang tol Cikampek Utama.
“Harapannya melalui pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way oleh pihak kepolisian serta penerapan diskon tarif, menjadi langkah yang efektif untuk mengantisipasi penumpukan volume kendaraan pada puncak arus balik,” kata Rinaldi. Dengan adanya diskon ini, diharapkan pemudik dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk pulang lebih awal.
Memasuki periode arus balik, peningkatan arus lalu lintas di ruas tol Cikopo–Palimanan mulai terlihat. ASTRA Tol Cipali telah memastikan kesiapan infrastruktur jalan, penyiagaan petugas, serta kesiapan sarana prasarana di rest area untuk menyambut kembalinya masyarakat selepas mudik lebaran.
Pentingnya Memantau Informasi Lalu Lintas
Pemudik diimbau untuk memantau informasi lalu lintas secara berkala dan mempertimbangkan untuk melakukan perjalanan sebelum atau setelah puncak arus balik jika memungkinkan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat agar perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Selain itu, pemudik juga perlu memastikan kecukupan bahan bakar untuk menghindari kendala di tengah perjalanan. Di ruas tol Cikopo–Palimanan, pemudik dapat memanfaatkan rest area di beberapa titik untuk melakukan pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan.
Rest area yang dapat digunakan antara lain KM 166 A, KM 164 B, KM 130 A dan B, KM 102 A, KM 101 B, serta KM 86 A. Dengan persiapan yang matang dan mematuhi imbauan yang ada, diharapkan perjalanan arus balik dapat berlangsung lancar dan aman.
Advertisement
