Liputan6.com, Jakarta - Chery, produsen otomotif asal Tiongkok, baru saja memperkenalkan model hatchback listrik terbarunya, QQ Duomi di China. Mobil lima pintu ini merupakan pengembangan dari model sebelumnya, Kaiyi Shiyue, yang dikenal di luar Tiongkok sebagai Kaiyi e-Qute 02.
Disitat dari Carnewschina, Rabu (5/1/2025), secara desain, mobil listrik ini menampilkan lampu depan LED tajam yang ditempatkan di atas intake udara, memberikan tampilan yang agresif.
Advertisement
Bagian samping mobil ini dilengkapi pilar A, B, dan C berwarna kontras, menciptakan efek atap melayang. Di bagian belakang, terdapat lampu belakang yang membentang penuh dengan emblem QQ yang menonjol.
Advertisement
Dimensi Chery QQ Duomi mencakup panjang 3.720 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.599 mm, dengan jarak sumbu roda 2.520 mm. Mobil ini ditenagai motor listrik berkekuatan 40 kW (53 tk). Informasi mengenai varian dengan tenaga lebih besar belum diumumkan.
Menariknya, QQ Duomi adalah hasil kolaborasi antara Chery dan Kaiyi, dengan model Kaiyi Shiyue. Penjualan Kaiyi Shiyue tercatat sebanyak 13.102 unit dari Desember 2023 hingga Februari 2025. Melalui rebranding ini, Chery berharap dapat meningkatkan angka penjualan dengan memanfaatkan jaringan distribusi yang lebih luas.
Untuk harga, Kaiyi Shiyue tiga pintu sebelumnya dipasarkan dengan kisaran 65.800 hingga 75.800 yuan, atau sekitar Rp148 juta hingga Rp170 juta. Dengan tambahan dua pintu pada QQ Duomi, diperkirakan harganya akan sedikit lebih tinggi.
Nama QQ memiliki arti historis bagi Chery, merujuk pada model city car Chery QQ yang diluncurkan pada 2003, dan menjadi ikon mobil kota di Tiongkok dengan produksi lebih dari satu juta unit dalam satu dekade.
Laporan dari Tiongkok mengindikasikan bahwa Chery kemungkinan akan secara resmi memperkenalkan QQ Duomi pada ajang Auto Shanghai 2025, yang dijadwalkan berlangsung dari 23 April hingga 2 Mei 2025.
Meluncur Bulan Depan, Segini Perkiraan Harga Chery Tiggo 8 CSH
Country Director PT Chery Sales Indonesia (CSI), Zheng Shuo, mengatakan dalam waktu dekat akan ada momen peluncuran dari Chery Tiggo 8 dengan teknologi Chery Super Hybrid (CSH). Seperti model lainnya, Chery Tiggo 8 CSH bakal dirakit secara CKD di pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Belum ada harga pasti, namun estimasi banderol SUV 7-penumpang Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) tersebut mulai Rp600 jutaan.
"Produksi massal pada Mei 2025. Saat ini memang sudah produksi tapi dalam tahap kecil, untuk kebutuhan test drive media dan test drive di diler Chery. Sehabis Lebaran, unit akan merata di diler masing-masing satu unit sehingga sebelum kita launching kita sudah bikin tes pasar dan konsumen bisa mencoba lebih dulu," kata Shuo di Bekasi, Kamis (27/3/2025).
Sementara saat ditanya apakah ingin mengejar insentif 3 persen untuk mobil hybrid yang syarat utamanya memiliki TKDN minimal 40 persen, Shuo belum bisa memastikan. Dirinya bilang, produk ini masih terbilang sangat baru dan aktivitas produksi saat ini juga berstatus trial.
"Untuk (dapat) insentif sampai sekarang kita belum memutuskan detailnya. Tapi di waktu nanti kita launching kita informasikan seperti apa fix-nya. Kita ada kemungkinan launching (Tiggo 8 CSH) di Mei, tapi tergantung suplainya," jelasnya.
Adapun alasan membawa teknologi CSH ke pasar Indonesia karena Chery mau memfasilitasi seluruh kebutuhan konsumen domestik.
Advertisement
