Celebrity Doctor Olivia Ong Ulas Fase Kritis Polusi di Indonesia, Undang Yuni Shara Hingga Astrid Satwika

Celebrity doctor Olivia Ong menilai salah satu sumber polusi di Jakarta yakni sektor transportasi. Ia menyorot Particulate Matter yang melebihi standar WHO.

oleh Wayan Diananto diperbarui 12 Sep 2024, 23:21 WIB
Diterbitkan 12 Sep 2024, 18:20 WIB
Olivia Ong
Celebrity doctor Olivia Ong menilai salah satu sumber polusi di Jakarta yakni sektor transportasi. Ia menyorot Particulate Matter yang melebihi standar WHO. (Foto: Dok. Instagram @dr_oliviaong)

Liputan6.com, Jakarta Dikenal sebagai celebrity doctor, Olivia Ong telah menangani kecantikan sejumlah artis papan atas Tanah Air dari Andien, Yuni Shara, Laudya Cynthia Bella, Donna Agnesia, hingga Sophia Latjuba.

Setelahnya, Olivia Ong mengepakkan sayap dengan membuka lini skincare yang rajin menyuarakan kesehatan kulit, isu ramah lingkungan, dan kepedulian terhadap polusi juga perubahan iklim.

Sahabat influencer Astrid Satwika ini berpendapat, di Jakarta, salah satu sumber polusi dari sektor transportasi. Particulate Matter (PM) atau partikel polusi terkecil yang dikeluarkan moda transportasi melebihi batas standar WHO, 6 hingga 7 kali lipat.

“PM dapat terserap ke dalam kulit manusia, tinggal di sana bertahun-tahun, dan tak bisa terurai. Ia berpotensi mengganggu fungsi plasenta yang pada akhirnya meningkatkan risiko peradangan kulit,” kata Olivia Ong.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Tentang Temperatur Bumi

Olivia Ong. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Olivia Ong)
Olivia Ong. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Olivia Ong)

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Rabu (11/9/2024), pesohor dengan 70 ribuan pengikut di Instagram ini juga menyorot fenomena bumi makin panas. Tahun 2023 adalah yang terpanas sepanjang sejarah.

“Temperatur bumi telah naik 1,2 derajat Celsius sejak era praindustri pada 1850 hingga 1990-an. Diperkirakan akan ada penambahan 1,5 derajat Celsius sekitar tahun 2030 hingga 2050,” Olivia Ong berbagi data.

 


Radiasi Matahari dan Polusi

Olivia Ong. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Olivia Ong)
Olivia Ong. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Olivia Ong)

Ini disampaikan Olivia Ong dalam perayaan ulang tahun kedua lini skincare Ayom miliknya di Jakarta, baru-baru ini. Ia mengulas, tiap kenaikan suhu 1 derajat Celsius diiringi peningkatan kelembapan yang berpotensi menambah jumlah minyak di kulit sampai 10 persen.

“Radiasi matahari dan polusi terbukti mengganggu keseimbangan skin microbiome, pelindung garda terdepan kulit. Bahkan State of the Climate di Asia merasa perlu kita beradaptasi jangka panjang dengan kondisi ini,” imbuh Olivia Ong.


Olivia dan Tips Pakai Sunscreen

Olivia Ong. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Olivia Ong)
Olivia Ong. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Olivia Ong)

Dalam kesempatan itu, Olivia Ong juga meluncurkan varian All Purpose Sunscreen Body Lotion SPF 50 PA+++ UV, Blue Light, Infrared, Pollutant Protector. Yuni Shara dan Astrid Satwika pun menyambut hangat.

Olivia Ong berbagi kiat pakai sunscreen. “Aplikasikan sebanyak 6 sdt atau 30ml pada seluruh lengan hingga tungkai. Aplikasikan ulang setiap 2 jam atau sehabis berenang maupun lap keringat,” ia membeberkan.

Infografis Journal Langkah Pemerintah Atasi Polusi Udara di DKI Jakarta dan sekitarnya
Langkah Pemerintah Atasi Polusi Udara di DKI Jakarta dan sekitarnya
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya