Liputan6.com, Jakarta - Penyidik KPK mengumpulkan data–data 2 proyek di Kota Malang, Jawa Timur, yang diduga beraroma korupsi. Proyek bermasalah itu adalah pembangunan Jembatan Kedungkandang serta proyek pengadaan lahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang.
Â
"Kami sudah meminta data–data awal proyek itu, kami juga akan berkirim surat resmi meminta data ke pihak terkait," kata penyidik KPK Cristian di Malang, Jawa Timur, Jumat 31 Oktober 2014.
Â
Dua proyek beraroma korupsi itu yakni pembangunan Jembatan Kedungkandang senilai Rp 9,7 miliar pada tahun anggaran 2013. Untuk kasus ini sebenarnya sudah ditangani Polres Malang Kota sejak 2013 silam, namun hingga kini belum ada perkembangannya.
Â
Kasus kedua, proyek pengadaan lahan RSUD Kota Malang senilai Rp 7,1 miliar pada tahun anggaran 2014. Kasus ini sebenarnya sudah ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Namun korps baju cokelat itu menghentikan penyidikan dengan alasan tidak ada unsur korupsi.
Â
Menurut Cristian, KPK memberi perhatian khusus pada dua kasus tersebut lantaran penanganan perkaranya oleh aparat penegak hukum di Kota Malang berlarut–larut. "Kami ingin kasus ini segera ditangani, tapi kami harus dapat data awal terlebih dahulu," ucap Cristian.
Â
Dia bersama sejumlah penyidik KPK berada di Kota Malang untuk menangani perkara yang melibatkan mantan Gubernur Papua periode 2006-2011, Barnabas Suebu. Yakni kasus dugaan korupsi pada proyek detailing engineering design (DED) pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Papua senilai Rp 56 miliar.
Dalam kasus tersebut diduga ada kerugian negara sebesar Rp 36 miliar.
Tak Kunjung Kelar, 2 Kasus Korupsi di Malang Ditangani KPK
Untuk saat ini, KPK mengumpulkan data-data terkait 2 proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah.
Diperbarui 01 Nov 2014, 08:15 WIBDiterbitkan 01 Nov 2014, 08:15 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Arti OVT: Memahami Konsep Onvoltooid Verleden Tijd dalam Bahasa Belanda
Tata Cara Sholat Tahajud di Bulan Ramadhan, Bolehkah Dikerjakan setelah Witir? Buya Yahya Menjawab
XL Axiata Optimalkan Jaringan Saat Ramadan: Tambah 2.000 BTS dan 120 Mobile BTS!
Wamenag Sebut Lebaran Idul Fitri 2025 Berpotensi Bareng Lagi
Arti Squad: Memahami Makna dan Pentingnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Carmen Hearts2Hearts Viralkan Budaya Sopan Santun Indonesia di Acara Musik Korea
Tari Pencak Silat Betawi dan Ajakan untuk Belajar Pencak Silat
Jadwal dan Link Live Streaming MotoGP Thailand 2025, Sabtu 1 Maret di Vidio: Kualifikasi dan Sprint Race
Penemuan Galaksi Katai Buat Para Astronom Bingung
Arti Default: Pengertian, Fungsi, dan Penerapannya dalam Berbagai Konteks
Kisah Inspiratif Ukasyah bin Mihshan, Sahabat Nabi yang Masuk Surga Tanpa Hisab
Apa Arti Typo: Memahami Kesalahan Pengetikan dan Cara Mengatasinya