Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan berlangsung pada September mendatang disiapkan dengan baik. Termasuk dari sisi administrasi dan keuangan.
"Harapan Presiden (Jokowi) dengan diputuskannya undang-undang ini, berharap tidak terganggunya proses penganggaran dan pembangunan di daerah baik laporan pertanggungjawaban. Kemendagri, Kemenkumham, koordinasi dengan KPU dan DPR pelaksanaan pilkada serentak September 2015 di 204 pilkada, 10 provinsi sisanya kabupaten dan kota," papar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo usai sidang kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, (4/2/2015).
Tjahjo menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah hal terkait disetujuinya Perppu Pilkada dan Perppu Pemda menjadi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015 terkait bila ada revisi dari DPR RI. Semua itu untuk mengatur tentang pelaksanaan pilkada serentak.
"Diperlukan ampres (amanat presiden) bila ada pembahasan revisi. Daftar inventarisir masalah juga sudah disiapkan. (Yaitu) Pasangan paket, politik dinasti, keserentakan pelaksanaan Pilkada 2015 dan ambang batas suara," ucap Tjahjo.
Mengenai anggaran, Tjahjo mengungkapkan, Kementerian Keuangan sudah menyetujui tambahan anggaran yang diajukan oleh Komisi Pemilihan Umum. Termasuk apabila terjadi 2 putaran dalam pilkada.
"Posisi pemerintah menunggu pengajuan surat resmi kalau Komisi 2 mengajukan pembahasan adanya revisi UU terkait undang-undang itu," jelas Menteri Tjahjo.
Pemerintah mengharapkan sebelum akhir masa persidangan DPR RI sudah ada tanggapan mengenai apakah ada Revisi UU Pilkada atau tidak. "Data pemilih juga sudah disiapkan, data pileg (pemilu legislatif) dan pilpres (pemilu presiden) kemarin. Keamanan kita terus berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI agar pilkada berjalan dengan baik," tandas Mendagri Tjahjo Kumolo. (Ans/Sss)
Jokowi Tunggu Surat Komisi II DPR Terkait UU Pilkada Langsung
Menurut Mendagri, Jokowi meminta pelaksanaan pilkada serentak pada September mendatang disiapkan dengan baik.
Diperbarui 04 Feb 2015, 18:03 WIBDiterbitkan 04 Feb 2015, 18:03 WIB
Suasana Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/2/2015). Sidang Paripurna membahas Pilkada serentak, Perppu perubahan UU tentang kelautan, dan tentang perumahan rakyat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Penuh Kemesraan di Berbagai Kesempatan, 5 Potret Bimo Picky Picks bareng Istri yang Lagi Hamil Anak Ketiga
Mengenal Cocos Keeling Islands, Kepulauan Berbudaya Melayu dengan Populasi Muslim di Australia
Puncak Arus Mudik, Jasa Marga Catat 1,4 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
6 Potret Arumi Bachsin Temani Emil Lepas Pawai Ogoh-ogoh di Tosari, Sambut Nyepi 2025
Kawal Arus Mudik, Posko Mudik BUMN Hadir di Pelabuhan Balikpapan
Bolehkah Memejamkan Mata saat Sholat? Ini 4 Jenis Hukum yang Perlu Anda Ketahui
Keluarga Ungkap Pesan Bernada Cabul Dikirim Kim Soo Hyun pada Kim Sae Ron Saat Berusia 17 Tahun
Harga BBM Nonsubsidi Turun Jadi Kado Lebaran Pertamina, Bagaimana Shell dan BP AKR?
Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tidak Konvoi ke Jakarta saat Malam Takbiran
Menu Khas Lebaran yang Cocok untuk Penderita Diabetes, Tetap Sehat di Hari Raya
350 Kata-Kata Filosofi Kehidupan yang Menginspirasi
Lahir Saat Lebaran, Pria di Malaysia Ini Bernama Idul Fitri