Survei Indo Barometer: 70,1 Persen Publik Puas 100 Hari Pemerintahan Jokowi

Survei Indo Barometer menunjukkan tingkat kepuasan publik kepada 100 hari Presiden Jokowi tinggi.

oleh Liputan6.com diperbarui 16 Feb 2020, 15:24 WIB
Diterbitkan 16 Feb 2020, 15:24 WIB
Jokowi Pimpin Ratas
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersiap memimpin rapat terbatas penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kantor Presiden, Kamis (9/1/2020). Jokowi memberi tiga instruksi kepada jajarannya untuk mengatasi masalah kekerasan terhadap anak. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Survei Indo Barometer menunjukkan tingkat kepuasan publik kepada 100 hari Presiden Jokowi tinggi. Tingkat kepuasan ini bahkan melampaui tingkat kepuasan 100 hari Jokowi pada periode pertama.

Pada survei teranyar Indo Barometer, tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi sebesar 70,1 persen yang terbagi 12,3 persen sangat puas dan 57,8 cukup puas.

Yang menyatakan tidak puas 27,4 persen dengan pembagian 25,1 persen kurang puas dan 2,3 persen tidak puas. Sementara responden yang menyatakan tidak tahu sebanyak 2,6 persen.

Tingkat kepuasan itu lebih besar dibandingkan lima tahun lalu. Pada survei nasional Indobarometer 2015, tingkat kepuasan kepada Jokowi 57,5 persen. Sedangkan yang tak puas sebesar 37,5 persen.

"Jokowi punya modal lebih jauh dibandingkan 5 tahun lalu," ujar Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (16/2/2020).

Sementara itu beda kepuasan publik terhadap kinerja wakil presiden. Publik terlihat tak terlalu puas dengan tingkat kepuasan sebesar 49,6 persen, yang dibagi 5,9 persen sangat puas, 43,7 persen cukup puas. Dalam survei yang menyatakan tidak puas mencapai 37,5 persen dengan pembagian 32,7 persen kurang puas dan 4,8 persen tidak puas. Tidak tahu 12,9 persen.

Kepuasan kinerja Wapres Ma'ruf Amin ini lebih rendah dibandingkan Jusuf Kalla. Pada 100 hari Jusuf Kalla, tingkat kepuasan 53,3 persen dan tidak puas 38,8 persen.

Namun, kinerja menteri 100 hari lebih tinggi dibandingkan Wapres Ma'ruf. Tingkat kepuasan menteri Kabinet Indonesia Maju sebesar 54,4 persen dan tidak puas 28,1 persen.

"Kepuasan menteri, di atas kepuasan Wapres Maruf Amin," kata Qodari.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Isu Ekonomi Masih Dominasi

Ekspresi Jokowi - Ma'ruf Amin Saat Mengikuti Debat Perdana
Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin saat Debat Capres Pilpres 2019 pertama di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). Debat perdana ini mengangkat tema hukum, hak asasi manusia, terorisme, dan korupsi. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sementara, masyarakat tidak berubah dalam isu yang dianggap penting hari ini dibandingkan lima tahun lalu. Ekonomi masih mendominasi. Publik melihat tiga isu terpenting adalah ekonomi (32,1 persen), lapangan pekerjaan (15,8 persen), harga bahan pokok (11,3 persen).

Tidak jauh berbeda dengan lima tahun lalu, ekonomi (21,6 persen), harga kebutuhan pokok mahal (19,6 persen) dan korupsi, kolusi, dan nepotisme (14,6 persen).

Survei nasional Indo Barometer ini dilaksanakan 9-15 Januari. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1200 responden dari seluruh Indonesia. Margin of error survei sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya