Alasan Pemprov DKI Bolehkan Road Bike Melintasi JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang

Sepeda balap (road bike) boleh melintas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang pada Sabtu dan Minggu pukul 05.00-08.00 WIB karena saat itu lalu lintas (lalin) sedang sepi.

oleh Nila Chrisna Yulika diperbarui 03 Jun 2021, 23:46 WIB
Diterbitkan 03 Jun 2021, 23:45 WIB
FOTO: Polisi Tertibkan Pesepeda Bandel yang Keluar Jalur
Pesepeda melewati polisi yang melakukan penertiban di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (2/6/2021). Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, sepeda road bike diperbolehkan untuk melintas di Jalan Sudirman-Thamrin pada hari kerja Senin-Jumat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Sepeda balap (road bike) boleh melintas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang pada Sabtu dan Minggu pukul 05.00-08.00 WIB karena saat itu lalu lintas (lalin) sedang sepi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pada waktu tersebut, JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang arus kendaraannya rendah atau sepi sehingga bisa dimanfaatkan untuk pegiat sepeda balap (road bike).

"Itu dipilih pada waktu lalu lintasnya atau traffic-nya rendah, Sabtu dan Minggu pada jam 05.00-08.00," kata Syafrin di Jakarta, Kamis (3/6/2021), seperti dikutip dari Antara.

Syafrin menjelaskan pada momentum tersebut kecepatan angin rendah sehingga tidak membahayakan pesepeda yang melintas di JLNT.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pengalihan Arus Kendaraan

Kondisi juga didukung dengan pengalihan arus kendaraan bermotor di JLNT sehingga sepeda balap bisa melintas dengan aman.

"Dari sisi kecepatan pengukuran rata-rata kecepatan para road biker itu 40 kilometer per jam dan pagi hari itu hembusan angin tidak terlalu tinggi sehingga ini masih bisa dibawa kendali," kata dia.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Tag Terkait

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya