Potensi Masih Besar, Indonesia Disebut Sebagai Pabrik Otomotif Utama di ASEAN

Sektor industri otomotif Indonesia menjadi fasilitas produksi utama di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN.

oleh Arief Aszhari diperbarui 16 Nov 2021, 17:01 WIB
Diterbitkan 16 Nov 2021, 17:01 WIB
20160126-Produksi-Kijang-Inova-serta-Fortuner-Jakarta-IA
Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil di pabrik Karawang 1 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Jawa Barat, Selasa (26/1). Pabrik ini memproduksi Kijang Innova serta Fortuner mencapai 130.000 unit pertahun. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Potensi pasar otomotif Indonesia, masih cukup besar untuk terus ditingkatkan. Bahkan, dengan berbagai pabrikan roda empat yang membangun fasilitas perakitan, dan mengucurkan investasi yang tidak sedikit di Tanah Air, industri roda empat dalam negeri masih bisa berkembang melewati negara lainnya.

Dijelaskan Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, sektor industri otomotif Indonesia menjadi fasilitas produksi utama di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN.

"Indonesia sebagai pasar penting, terutama menjadi pabrik otomotif terbesar di ASEAN dan Indonesia akhir ini telah me-leading sektor industri otomotif di Asia Tenggara," jelas Nangoi dalam sambutannya membuka Gaikindo International Automotive Conference, secara virtual, Selasa (16/11/2021).

Lanjut Nangoi, kinerja ekspor dari industri otomotif dalam negeri, turut menyumbangkan tren surplus yang signifikan bagi neraca dagang Indonesia. Kinerja positif terseut, menegaskan Indonesia sebagai fasilitas produksi utama untuk kawasan Asia Tenggara.

"Lebih dari 1,3 juta mobil dari berbagai merek diproduksi dari perusahaan otomotif dalam negeri. Merek-merek itu telah berhasil mengangkat pasar otomotif di Indonesia, menjadi terbesar di ASEAN saat ini," tegasnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Angka ekspor

Sebagai informasi, berdasarkan data Gaikindo, ekspor mobil utuh atau Completely built-up (CBU), telah menunjukan peningkat hingga September 2021. Angka tersebut, juga bisa dilihat juga dari periode bulanan.

Ekspor CBU per September 2021, mencapai 22.399 unit atau meningkat 18,4 persen dibanding bulan lalu, dan naik 6,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Total ekspor mobil secara keseluruhan hingga September 2021, mencapai 207.411 unit atau naik 33,5 persen dibanding tahun lalu.


Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19

Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya