6 Siswa Positif Covid-19, SD Wonorejo Situbondo Ditutup Selama 14 Hari

Munculnya kasus positif enam orang siswa SDN 03 Wonorejo itu berawal dari adanya kegiatan vaksinasi yang dijadwalkan di sekolah tersebut.

oleh Hermawan Arifianto diperbarui 09 Feb 2022, 10:31 WIB
Diterbitkan 09 Feb 2022, 09:09 WIB
.Jakarta Gelar Pembelajaran Tatap Muka 100 persen
Sejumlah siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 01 Pondok Labu, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pemprov DKI Jakarta menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) setiap hari dengan jumlah siswa setiap kelas mencapai 100 persen dari kapasitas. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Situbondo - Sebanyak enam siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur terkonfirmasi positif COVID-19. Sekolah itu pun ditutup sementara selama 14 hari.

"Untuk mencegah penularan yang lebih luas lagi, pembelajaran tatap muka di SDN 03 Wonorejo ditutup sementara waktu," ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo Siti Aisyah di Situbondo, Selasa (9/2/2022).

Munculnya kasus positif enam orang siswa SDN 03 Wonorejo itu berawal dari adanya kegiatan vaksinasi yang dijadwalkan di sekolah tersebut.

Dalam pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun itu, ditemukan seorang siswa SDN 03 Wonorejo yang mengalami batuk, pilek dan demam.

Petugas kesehatan yang bertugas di lokasi vaksinasi kemudian melakukan pemeriksaan atau tes usap PCR kepada siswa tersebut di Puskesmas Banyuputih dan didapati hasil tes positif COVID-19.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. 

 

Sekolah Lainnya

FOTO: Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka di Surabaya
Guru menyapa para siswa sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sebuah sekolah di Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/9/2021). Pemerintah kembali membuka sekolah di tengah pandemi COVID-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Selanjutnya, kata Siti Aisyah, Satgas Penanganan COVID-19 Banyuputih, Situbondo, bergerak dan melakukan tes usap berbasis PCR kepada siswa yang kontak erat dengan siswa yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19.

"Hasil tes usap PCR, enam orang siswa dinyatakan positif, sedangkan guru dan satu orang temannya negatif. Tim melakukan penelusuran dan setelah diselidiki oleh tim, ternyata kedua orang tua anak tersebut positif COVID-19," paparnya.

Ia menambahkan untuk sekolah lainnya baik SD maupun SMP sederajat di Desa Wonorejo tetap dilakukan pembelajaran tatap muka terbatas dengan kuota 50 persen dan 50 persen sisanya belajar secara daring.

Data diperoleh, kasus COVID-19 di Situbondo kembali muncul sejak 28 Januari 2022 dan hingga hari ini tercatat sebanyak 33 kasus aktif, dengan rincian tiga pasien dirawat di rumah sakit, tiga orang isolasi terpusat dan 27 orang lainnya isolasi mandiri.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya