Peluang Karir di Industri Kripto dan Blockchain Indonesia Semakin Menjanjikan

CMO Tokocrypto, Wan Iqbal menjelaskan Industri kripto dan blockchain di Indonesia memiliki potensi karir yang besar.

oleh Gagas Yoga Pratomo Diperbarui 28 Feb 2025, 16:20 WIB
Diterbitkan 28 Feb 2025, 16:20 WIB
Kripto. Dok: Traxer/Unsplash
Kripto. Dok: Traxer/Unsplash... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Perkembangan pesat industri kripto dan blockchain di Indonesia membawa dampak besar bagi dunia kerja, dengan semakin banyaknya peluang karir di sektor ini. Seiring dengan meningkatnya minat terhadap aset digital dan inovasi berbasis blockchain

Terkait hal ini, CMO Tokocrypto, Wan Iqbal menjelaskan Industri kripto dan blockchain di Indonesia memiliki potensi karir yang besar, didorong oleh meningkatnya adopsi aset digital, perkembangan ekosistem Web3 dan DeFi, serta regulasi yang semakin jelas.

Potensi berkarir di sektor blockchain dan web3 sangat terbuka. Menurut laporan Tiger Research pada tahun 2024, Asia lebih aktif dalam perekrutan dibandingkan Eropa, dengan sekitar 20% lowongan pekerjaan di sektor ini berasal dari Asia, sementara Eropa hanya sekitar 15%. 

“Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring fokus pasar Web3 yang semakin mengarah ke Asia, termasuk Indonesia,” kata Iqbal kepada Liputan6.com.

Iqbal menuturkan Singapura, sebagai pusat keuangan Asia, memiliki peran penting dalam perkembangan Web3. Meskipun regulasi di negara tersebut semakin ketat untuk mengurangi risiko, banyak perusahaan Web3 tetap tumbuh berkat lingkungan bisnis yang mendukung dan kebijakan dari Otoritas Moneter Singapura yang memberikan kepastian pasar.

Indonesia Belajar dari Singapura

Iqbal menyebut Indonesia bisa belajar dari Singapura dalam menciptakan ekosistem Web3 yang kondusif dengan regulasi yang jelas dan dukungan terhadap inovasi. Dengan populasi digital yang besar dan adopsi kripto yang terus meningkat, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi salah satu pemain utama di industri ini.

Pemerintah dan pelaku industri dapat bekerja sama untuk menyusun kebijakan yang seimbang melindungi investor tanpa menghambat inovasi. Insentif bagi startup blockchain, peningkatan literasi digital, serta dukungan regulasi yang proaktif dapat mempercepat pertumbuhan sektor ini.

 

Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Pengembang Industri Kripto

Ilustrasi harga kripto. (Foto by AI)
Ilustrasi harga kripto. (Foto by AI)... Selengkapnya

Selain itu, dengan meningkatnya jumlah talenta di bidang teknologi blockchain dan Web3, Indonesia berpotensi menjadi hub bagi pengembang dan profesional industri kripto di Asia. 

“Jika dikelola dengan baik, industri ini dapat membuka lebih banyak lapangan kerja, menarik investasi asing, dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” ujar Iqbal.

 

Potensi Besar di Indonesia

Ilustrasi harga kripto. (Foto by AI)
Ilustrasi harga kripto. (Foto by AI)... Selengkapnya

Iqbal menilai, Indonesia memiliki potensi besar di industri kripto dan blockchain, didukung oleh jumlah pengguna internet yang tinggi serta populasi usia produktif yang besar. Sektor ini dapat menjadi pendorong ekonomi kreatif dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital.

Menariknya, blockchain mengusung prinsip desentralisasi, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi siapa saja, tanpa batasan geografis. 

“Profesional di bidang ini dapat bekerja dari mana saja (work from anywhere/WFA) tanpa harus pindah ke luar negeri, tetapi tetap mendapatkan gaji dengan standar internasional,” pungkas Iqbal. 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya