Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Indonesia bersiap untuk memulai proyek ambisius pembangunan Giant Sea Wall di pantai utara Pulau Jawa. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat besar kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk merealisasikan proyek ini. Tanggul laut raksasa yang direncanakan membentang dari Banten hingga Gresik ini digadang-gadang akan menjadi solusi utama dalam mengatasi ancaman banjir rob di wilayah pesisir utara Jawa.
Dalam pidatonya saat menutup Kongres VI Partai Demokrat di Jakarta pada 25 Februari 2025, Prabowo menyatakan bahwa proyek ini akan menjadi salah satu infrastruktur paling penting di masa pemerintahannya. Ia menekankan bahwa pembangunan Giant Sea Wall harus segera dimulai tanpa ragu-ragu.
Advertisement
Baca Juga
“Pak AHY saya beri tugas yang berat, salah satu nanti infrastruktur paling penting adalah Giant Sea Wall. Ini akan menyelamatkan pantai utara Jawa,” ujar Presiden Prabowo, Selasa (25/2/2025) malam, dikutip dari Antara.
Advertisement
Meskipun proyek ini sangat besar dan menantang, Prabowo menegaskan bahwa pendanaan sudah tersedia dan pemerintah tidak akan menunggu lebih lama lagi untuk memulainya. Namun, dengan skala pembangunan mencapai ratusan kilometer, muncul pertanyaan besar: berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek raksasa ini? Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (26/2/2025) berikut informasi selengkapnya.
Tugas Berat AHY: Membangun Tanggul Laut dari Banten hingga Gresik
Sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY kini mengemban tugas besar dalam membangun tanggul laut raksasa. Pembangunan Giant Sea Wall ini diharapkan dapat melindungi daerah pesisir utara Jawa dari ancaman banjir rob yang semakin parah akibat kenaikan permukaan air laut.
Prabowo dalam pidatonya di Kongres Demokrat menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar wacana, melainkan sudah masuk dalam rencana eksekusi.
“Sekian ratus kilometer harus kita bangun. Apa bisa? Bisa! Saya tidak tahu berapa tahun, tapi Insya Allah dengan tekad kita akan sampai,” kata Prabowo di hadapan kader Partai Demokrat.
Pemerintah juga akan menyiapkan skema pendanaan yang matang agar proyek ini bisa berjalan dengan baik. Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi salah satu opsi yang akan dipertimbangkan guna mempercepat realisasi proyek ini.
Advertisement
Prabowo Pastikan Dana Sudah Siap, Kapan Pembangunan Dimulai?
Salah satu hal yang sering menjadi kendala dalam proyek infrastruktur besar adalah pendanaan. Namun, dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa anggaran sudah disiapkan dan proyek ini bisa segera dimulai.
“Kami akan mulai dengan kekuatan kita sendiri, jangan ragu, kita jelas punya, uangnya siap. Kami mulai secepatnya!” tegas Prabowo.
Meski begitu, belum ada kepastian mengenai kapan proyek ini benar-benar dimulai. Pemerintah masih harus meninjau ulang studi kelayakan yang pernah dibuat sebelumnya, terutama yang dilakukan pada tahun 2020.
Mengapa Giant Sea Wall Penting bagi Indonesia?
Pembangunan Giant Sea Wall bukan tanpa alasan. Wilayah pesisir utara Jawa, termasuk Jakarta, Semarang, dan Surabaya, mengalami ancaman banjir rob yang semakin meningkat setiap tahunnya. Kenaikan permukaan air laut akibat perubahan iklim semakin memperparah situasi ini, menyebabkan abrasi dan kerugian ekonomi yang besar bagi masyarakat di pesisir.
Jika melihat pengalaman negara lain, proyek seperti ini bukan hal yang mudah dan membutuhkan waktu panjang. Di Eropa, pembangunan tanggul laut besar bisa memakan waktu hingga 40 tahun hingga benar-benar selesai dan berfungsi secara maksimal. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan proyek ini tidak terhambat oleh pergantian kepemimpinan atau dinamika politik lima tahunan.
Advertisement
Tantangan dalam Pembangunan Giant Sea Wall
Meskipun proyek ini sangat penting, tantangan besar tetap ada. Salah satunya adalah aspek teknis dan lingkungan. Pembangunan tanggul laut sepanjang 700 kilometer membutuhkan teknologi canggih serta koordinasi dengan banyak pihak, termasuk ahli kelautan dan lingkungan.
Selain itu, proyek ini juga bisa menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Beberapa komunitas nelayan mungkin terdampak oleh perubahan ekosistem laut akibat pembangunan tanggul ini. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan adanya solusi dan kompensasi bagi masyarakat yang terdampak.
Pertanyaan Seputar Topik
1. Apa itu Giant Sea Wall dan mengapa penting bagi Indonesia?
Giant Sea Wall adalah tanggul laut raksasa yang dirancang untuk melindungi pantai utara Jawa dari ancaman banjir rob dan kenaikan permukaan laut. Proyek ini penting karena dapat mengurangi risiko bencana bagi masyarakat pesisir serta melindungi infrastruktur kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang, dan Surabaya.
2. Kapan proyek Giant Sea Wall akan dimulai?
Presiden Prabowo menyatakan bahwa proyek ini akan dimulai secepatnya. Namun, pemerintah masih perlu meninjau ulang studi kelayakan yang dilakukan pada 2020 sebelum menentukan tanggal pasti dimulainya pembangunan.
3. Apa tantangan terbesar dalam pembangunan Giant Sea Wall?
Tantangan utama meliputi pendanaan, dampak lingkungan, aspek teknis, serta koordinasi antarinstansi pemerintah. Selain itu, proyek ini harus dipastikan tidak terhambat oleh dinamika politik lima tahunan agar bisa rampung sesuai rencana.
Advertisement
