Bola.com, Jakarta Andre Onana berencana untuk tetap berada di Manchester United pada musim depan, meskipun performanya belum memuaskan di bawah kepemimpinan manajer Ruben Amorim. Keputusan ini diambil meskipun banyak kritik yang datang terkait penampilannya di lapangan.
Pada bulan Juli 2023, Setan Merah merekrut Onana dari Inter Milan dengan nilai transfer sebesar £47,2 juta. Perekrutan ini terjadi karena mantan manajer, Erik ten Hag, sangat percaya bahwa Onana memiliki potensi untuk menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di Eropa. "Kepercayaan ini sangat penting bagi perkembangan karier saya," ungkap Onana.
Baca Juga
Namun, setelah mengalami dua pertandingan yang penuh tantangan di Liga Premier, banyak laporan yang mengindikasikan bahwa Amorim sedang mempertimbangkan opsi lain untuk menggantikan posisi Onana. Hal ini disebabkan oleh penampilan Onana yang kurang memuaskan dalam beberapa bulan terakhir.
Advertisement
Pemain yang saat ini berusia 28 tahun tersebut mendapatkan sorotan tajam karena penampilannya saat melawan Ipswich Town minggu lalu. Kesalahannya berperan dalam terciptanya gol pembuka oleh Jaden Philogene untuk tim lawan.
Selain itu, Onana juga melakukan tiga kesalahan yang berujung pada gol dalam kekalahan melawan Nottingham Forest, Wolves, dan Brighton musim ini. Kesalahan-kesalahan tersebut membuat para penggemar semakin kecewa dengan ketidakstabilan performanya di lapangan.
Berusaha untuk Tetap Ada
Seperti dilaporkan oleh Manchester Evening News, Onana memiliki tekad kuat untuk tetap berada di klub dan berusaha mempertahankan posisinya yang saat ini sedang mendapatkan tekanan. Onana berusaha menunjukkan kemampuannya agar tetap menjadi pilihan utama.
Amorim diprediksi akan mencari penjaga gawang baru pada bursa transfer musim panas mendatang. Hal ini dapat memotivasi Onana untuk lebih berkonsentrasi dan meningkatkan performanya sebelum musim berakhir. Dengan adanya kompetisi baru, diharapkan Onana dapat membuktikan kualitasnya.
Amorim menyatakan bahwa fokusnya sudah tertuju pada musim panas mendatang.
"Musim panas adalah waktu yang tepat untuk membuat perubahan," katanya. Dia berencana untuk melepaskan pemain yang tidak sesuai dengan strategi timnya, termasuk Onana, yang menurut banyak pihak tidak cocok dengan gaya permainan di Liga Inggris.
Advertisement
Amorim Berikan Tanggapan
"Setiap orang memahami bahwa dalam permainan sepak bola, ada kalanya Anda harus bertahan dan ada kalanya Anda perlu terus melangkah maju. Jika saya memiliki cara untuk menjelaskannya, saya pasti akan melakukannya karena saya ingin memberikan penjelasan yang jelas," ujarnya.
"Sebagai seorang mantan pemain, saya berusaha memanfaatkan pengalaman tersebut. Ketika Anda bersikap jujur kepada seseorang, mereka bisa menerima kejujuran itu," tambahnya.
"Pada awalnya, mungkin memang sulit, tetapi pada akhirnya mereka akan memahami. Saya selalu berusaha untuk jujur kepada para pemain saya, dan terkadang mereka menyadari bahwa mereka harus terus melangkah maju di penghujung musim," katanya lagi.
