Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap hak interpelasi yang diajukan DPR terkait kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM sebagai hal yang biasa. Menurut dia, interpelasi jangan dianggap sebagai tindakan menghalangi kebijakan pemerintah, apalagi dianggap sebagai niatan DPR untuk memakzulkan atau melengserkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
"Interpelasi ini kita harus dianggap sebagai hal yang biasa saja, jangan dianggap sebagai momok. Ini bukan untuk pemakzulan Presiden, tidak," ujar Fadli Zon dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/11/2014).
Interpelasi, Fadli berujar, dilakukan oleh DPR guna meminta keterangan kepada pemerintah alasan menaikkan harga BBM bersubsidi, di tengah kondisi minyak dunia yang sedang turun.
"Kalau penjelasannya hebat dan masuk akal langsung diterima dan selesai, maka jangan dianggap interpelasi ini sebagai momok," ujar dia.
Apalagi, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk menaikkan BBM. Kemudian, ditambah lagi dengan kondisi masyarakat yang dinilai belum siap menghadapi kenaikan harga BBM tersebut.
"Ini bukan waktu yang tepat menaikkan BBM, karena dalam anggarannya disiapkan US$ 105 dolar per barel dan minyak dunia sekarang berada di posisi US$ 73 dolar per barel. Kondisi masyarakat kita juga banyak yang masih menengah ke bawah. Ini (kenaikan harga BBM) seharusnya dicabut," tandas Fadli. (Ado)
Fadli Zon: Jangan Dianggap Momok, Interpelasi Bukan Pemakzulan
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap hak interpelasi yang diajukan DPR terkait kebijakan menaikkan harga BBM sebagai hal yang biasa.
Diperbarui 29 Nov 2014, 17:09 WIBDiterbitkan 29 Nov 2014, 17:09 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Kepadatan Kendaraan Terjadi Hingga KM 15 Tol Japek Imbas Penutupan MBZ
Spesifikasi iPhone 16e, iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, dan iPhone 16 Pro Max
Trik AI, Pahami dan Memanfaatkan Kecerdasan Buatan
Bursa Saham Thailand Hentikan Perdagangan Usai Gempa Myanmar
Ini Fasilitas Gratis di Posko Mudik Diton untuk Pemudik Jalur Jawa Barat dan Jawa Tengah
Penyebab Telapak Tangan Gatal di Malam Hari, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya
Dubes Jerman Naik Transjakarta untuk War Takjil di Pasar Benhil
21.238 Pemudik Tinggalkan Jakarta Lewat Stasiun Gambir pada H-3 Lebaran
Kapolri: Puncak Arus Mudik Nanti Malam
Pilihan Makanan dan Minuman untuk Penderita Asam Urat Saat Lebaran
SPKLU Graha Elnusa Resmi Beroperasi
Ketua DPR RI Tutup Masa Sidang II 2024-2025, Ini 5 Poin Utama yang Jadi Perhatian