SPKLU Graha Elnusa Resmi Beroperasi

Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja mengatakan, peresmian SPKLU ini merupakan bentuk dukungan nyata Elnusa terhadap upaya mengurangi emisi gas rumah kaca.

oleh Gagas Yoga Pratomo Diperbarui 28 Mar 2025, 16:01 WIB
Diterbitkan 28 Mar 2025, 16:01 WIB
SPKLU
Elnusa meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Graha Elnusa, Jakarta. (ist)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - PT Elnusa Tbk (ELSA), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi berkelanjutan dengan meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Graha Elnusa, Jakarta. 

Peresmian ini merupakan bagian dari upaya Elnusa dalam mendukung transisi energi bersih dan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Direksi Elnusa, jajaran Dewan Komisaris, serta jajaran manajemen Elnusa dan anak perusahaan Elnusa.

Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja mengatakan, peresmian SPKLU ini merupakan bentuk dukungan nyata Elnusa terhadap upaya mengurangi emisi gas rumah kaca. 

"Sebagaimana kita ketahui, peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik merupakan bagian dari komitmen global untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Elnusa berperan aktif dalam mendukung transisi energi ini, selaras dengan 10 Fokus Keberlanjutan Pertamina 2025-2029, khususnya pada Fokus No. 1 yaitu Addressing Climate Change,” ungkap Bachtiar dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (28/3/2025).

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

SPKLU Graha Elnusa hadir sebagai fasilitas yang mendukung ekosistem kendaraan listrik di lingkungan kantor Elnusa dan sekitarnya. Selain memberikan kemudahan bagi karyawan dan tenant Graha Elnusa dalam mengakses pengisian daya kendaraan listrik.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari strategi dekarbonisasi yang lebih luas untuk mengurangi jejak karbon perusahaan. Bachtiar juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mencapai keberlanjutan. 

"Perjalanan menuju masa depan yang lebih hijau tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Hadirnya SPKLU di lingkungan Graha Elnusa ini tidak hanya sebagai bagian dari infrastruktur kendaraan listrik, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam mewujudkan Elnusa ESG Roadmap 2025-2030,” tambahnya.

 

Promosi 1

Initiasif ESG

PT Elnusa Tbk (ELSA) menambah armada mobil tangki pada jasa distribusi dan logistic energi. (Foto: Elnusa)
PT Elnusa Tbk (ELSA) menambah armada mobil tangki pada jasa distribusi dan logistic energi. (Foto: Elnusa)... Selengkapnya

Sebagai perusahaan jasa energi terkemuka yang memberikan solusi total, Elnusa senantiasa berinovasi dan beradaptasi untuk menghadirkan layanan yang mendukung keberlanjutan energi di Indonesia. 

Peresmian SPKLU Graha Elnusa ini menjadi bukti nyata Elnusa tidak hanya fokus pada keberlanjutan bisnis, tetapi juga pada kontribusi aktif dalam menciptakan masa depan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. 

Ke depan, Elnusa bakal terus mengembangkan inisiatif berbasis ESG yang selaras dengan transformasi industri energi global, guna memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan serta mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Elnusa Cetak Laba Tumbuh 42% pada 2024, Ini Penopangnya

Migas
PT Elnusa Tbk (ELSA) ikut ambil bagian dalam temuan cadangan migas baru PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI). Dok Elnusa... Selengkapnya

Sebelumnya, PT Elnusa Tbk (ELSA), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, kembali membukukan kinerja positif sepanjang 2024.

Perseroan mencatatkan laba bersih Rp713,67 miliar, meningkat 42% Year on Year (YoY) dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang Rp503,13 miliar.

Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha yang mencapai Rp13,39 triliun pada Desember 2024, atau tumbuh 7% dibandingkan 2023 senilai Rp12,56 triliun.

Pencapaian ini didorong oleh kontribusi kuat dari tiga lini bisnis utama, yaitu penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi yang memberikan kontribusi terbesar sebesar 51%, diikuti oleh jasa hulu migas terintegrasi sebesar 38%, serta jasa penunjang migas sebesar 11%.

Peningkatan kinerja ini mencerminkan strategi optimalisasi operasional dan efisiensi telah berhasil diterapkan secara konsisten oleh perusahaan, sehingga turut berkontribusi dalam memperkuat fundamental bisnis.

Sejalan dengan kinerja positif yang dicatatkan sepanjang tahun 2024, Elnusa berhasil meningkatkan posisi kas akhir tahun (ending cash) secara signifikan sebesar Rp2,95 triliun, meningkat 42% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,08 triliun. EBITDA Elnusa tumbuh 13% menjadi Rp1,45 triliun dibandingkan periode sama 2023, dengan EBITDA margin naik dari 10% menjadi 11%.

Direktur Keuangan Elnusa, Stanley Iriawan menuturkan, kenaikan ending cash ini mencerminkan ketahanan finansial dan pengelolaan arus kas yang lebih optimal, memungkinkan Elnusa untuk tetap fleksibel dalam mendukung ekspansi bisnis serta menghadapi dinamika industri energi di masa depan.

"Arus kas dari operasi juga mengalami peningkatan menjadi Rp1,75 triliun, naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp1,39 triliun, mengindikasikan efisiensi operasional dan strategi pengelolaan modal kerja yang lebih baik,” kata Stanley seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat (21/3/2025).

 

Lini Bisnis

Ilustrasi PT Elnusa Tbk (Dok: PT Elnusa Tbk)
Ilustrasi PT Elnusa Tbk (Dok: PT Elnusa Tbk)... Selengkapnya

Secara khusus, pada lini bisnis jasa hulu migas terintegrasi, pertumbuhan signifikan dicatatkan oleh lini bisnis Geoscience & Reservoir Services (GRS) dan Engineering, Procurement, Construction, Operation & Maintenance (EPCOM).

Tercatat, lini bisnis GRS berkontribusi atas pendapatan usaha yang melonjak hingga 85% dari periode sebelumnya diikuti dengan pertumbuhan laba kotor sebesar 138% YoY .

Sementara itu, EPCOM juga mengalami pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 33% diikuti dengan pertumbuhan laba kotor sebesar 7% YoY. Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam pengelolaan proyek energi dengan fokus pada efisiensi biaya dan mutu operasional.

Dari sisi lain, pada segmen penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi juga menunjukkan kinerja yang solid, Hampir seluruh unit bisnis mencatatkan kontribusi positif, terutama dari Transportasi, Fuel Petrochemical Services, Joint Operation & Infrastructure, serta Retail Bahan Bakar dan Pelumas.

Laba bersih dari segmen penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi ini tumbuh 21%, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh efisiensi dari sisi operasional dan peningkatan volume proyek serta meningkatnya aktivitas masyarakat yang berdampak pada peningkatan konsumsi BBM dan Avtur.

Stanley menambahkan, pencapaian ini mencerminkan ketahanan bisnis Elnusa sebagai perusahaan jasa energi yang mampu melewati tantangan dinamika industri energi, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan yang terus berinovasi, mengoptimalkan aset, serta memperluas layanan guna memperkuat daya saing untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global
Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya