Simak, Cara Mengajarkan Anak Berpuasa dengan Menyenangkan

Mengajarkan anak berpuasa sedini mungkin bisa membentuk karakter mereka dan memahami keutamaan berpuasa. Adapun berikut ini cara mengajarkan anak berpuasa dengan menyenangkan.

oleh Natasa Kumalasah Putri Diperbarui 22 Feb 2025, 13:00 WIB
Diterbitkan 22 Feb 2025, 13:00 WIB
Ilustrasi anak, ibu, sahur, buka puasa, Islami
Ilustrasi anak, ibu, sahur, buka puasa, Islami. (Image by freepik)... Selengkapnya

Liputan6.com, Bandung - Umat muslim di seluruh dunia saat ini tengah menantikan salah satu bulan suci yang paling mulia yaitu bulan Ramadan. Pada bulan ini, umat muslim akan menjalankan ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh.

Adapun di Indonesia, pelaksanaan bulan Ramadan 2025 atau Ramadan 1446 Hijriah akan berlangsung dalam beberapa hari lagi. Terkadang pelaksanaan awal puasanya bisa berbeda dan ditentukan melalui sidang isbat oleh pemerintah.

Kemudian melaksanakan ibadah puasa Ramadan merupakan ibadah yang wajib untuk dilakukan. Terutama untuk orang-orang yang telah baligh atau dewasa, berakal sehat, sehat jasmani dan rohani, serta mempunyai niat.

Sementara itu, mengajarkan anak berpuasa sejak dini juga bisa dilakukan karena memberikan manfaat yang baik untuk membentuk karakter dan spiritualitasnya. Manfaat mengajarkan anak berpuasa salah satunya bisa melatih kesabaran dan kedisiplinan.

Ketika berpuasa, anak bisa belajar memahami apa itu puasa dan keutamaannya sebagai umat muslim. Selain itu, anak juga bisa belajar menahan dirinya dari makan dan minum pada waktu yang ditentukan.

Puasa juga membantu anak untuk memahami tentang mengatur waktu seperti bangun untuk melaksanakan sahur dan berbuka puasa. Saat ini mengajarkan anak berpuasa bisa dilakukan dengan banyak cara.

Terutama untuk memperhatikan sejauh mana anak bisa memahami dan kuat menjalankan ibadah tersebut. Berikut ini beberapa rekomendasi cara hingga tips mengajarkan anak berpuasa dengan cara menyenangkan.

Cara Mengajarkan Anak Berpuasa dengan Menyenangkan

Mengajarkan Anak Belajar Puasa
Ilustrasi Mengajarkan Anak Puasa Credit: shutterstock.com... Selengkapnya

1. Mulai secara bertahap

Ketika mengajarkan anak untuk berpuasa bisa dimulai dengan cara bertahap dan pelan-pelan. Hindari untuk memaksa anak berpuasa penuh agar mereka dapat beradaptasi dengan lebih baik.

Mulai dengan berpuasa setengah hari atau beberapa jam dan seiring berjalannya waktu ajak anak berpuasa sesuai dengan kemampuan mereka.

2. Jelaskan keutamaan berpuasa

Menjelaskan kepada anak tentang keutamaan berpuasa bisa membantu anak memahami makna dan manfaat dari berpuasa. Pastikan untuk menyampaikannya dengan cara yang mudah dipahami dan bahasa sederhana.

Cara memperkenalkan puasa juga bisa dengan menceritakan kisah nabi atau kisah inspiratif. Saat ini juga terdapat beberapa animasi kreatif yang bisa membantu anak memahami tentang puasa melalui bentuk visual.

Selanjutnya

Anak Puasa
Ilustrasi/copyright shutterstock.com... Selengkapnya

3. Buat suasana sahur nyaman

Ketika memasuki waktu sahur biasanya anak mungkin tidak bisa dibangunkan begitu saja. Namun, jika membuat suasana sahur lebih nyaman dan menyenangkan bisa membuat anak bersemangat dan menantikan momen bersahur.

Adapun cara membuat sahur lebih menyenangkan bisa dengan memasak menu makanan  favorit anak atau membangun nuansa seru agar anak senang dan menantikan waktu sahur bersama keluarga.

4. Ajak anak mempersiapkan buka puasa

Mengajak anak untuk mempersiapkan hidangan berbuka puasa bisa membuat mereka bersemangat menantikan  waktu berbuka. Bahkan jika anak baru bisa berpuasa setengah hari atau pada waktu tertentu mereka akan melihat bagaimana suasana seru saat buka puasa.

Biarkan anak membantu mempersiapkan hidangan seperti memilih menu berbuka puasa, menyusun makanan, atau membuat minuman segar untuk melepaskan dahaga setelah berbuka puasa.

Berikutnya

Puasa bersama anak
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Mama Belle and the kids... Selengkapnya

5. Beri apresiasi

Memberikan apresiasi untuk anak yang berhasil menjalankan puasa baik itu setengah hari bisa membantu mereka untuk memahami indahnya dan serunya berpuasa. Apresiasi yang diberikan juga bisa beragam seperti pujian atau hadiah kecil.

Contohnya saja pada satu bulan penuh berpuasa bisa memberikan hadiah kecil berupa sesuatu yang mereka inginkan atau memberikan hadiah makanan kesukaan mereka ketika hendak buka puasa.

6. Beri contoh yang baik

Anak lebih cenderung meniru tindakan orang tua termasuk dalam menjalankan ibadah. Pastikan untuk menunjukan sikap yang sabar dan tetap bersemangat selama puasa agar anak juga termotivasi menjalankan ibadah tersebut.

Selain itu, ajak anak melaksanakan kegiatan ibadah seperti misalnya salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, berbagi sesama, atau menjalankan ibadah tarawih sehabis buka puasa untuk memahami suasana puasa yang indah.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya