Pengusaha Apresiasi Pembatasan Angkutan Barang Saat Libur Natal

Mulai 23 Desember hingga 26 Desember 2016, truk-truk angkutan barang non-BBM dan bahan pokok, dilarang masuk ruas jalan bebas hambatan.

oleh Ilyas Istianur Praditya diperbarui 06 Des 2016, 15:00 WIB
Diterbitkan 06 Des 2016, 15:00 WIB
20160102-Lalu lintas di Jakarta Libur Tahun Baru-Jakarta- Immanuel Antonius
Kendaraan melintas di jalan tol dalam kota di kawasan Tanjung Barat, Jakarta, Sabtu (2/1/2016). Kondisi lalu lintas ramai lancar akibat banyaknya warga yang belum kembali usai berlibur di luar kota. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan peraturan pembatasan operasional truk angkutan barang pada libur Natal di ruas jalan bebas hambatan (tol) mulai tanggal 23 Desember pukul 00.00 hingga 26 Desember 2016 pukul 24.00. Hal ini mendapatkan apresiasi dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto mengatakan, kebijakan tersebut melegakan berbagai pihak, termasuk pengusaha angkutan truk (Aptrindo) dan asosiasi logistik lainnya yang tergabung di Kadin.

"Kita (Kadin) mengapresiasi kebijakan ini. Ini juga menunjukkan sinergi antara regulator dan pelaku usaha. Diharapkan tetap berlanjut pada libur-libur nasional lainnya, seperti Tahun baru dan Lebaran," kata Carmelita dalam keterangannya, Selasa (6/12/2016).

Kebijakan ini menunjukkan perhatian pemerintah pada kelangsungan gerak ekonomi, walau dalam kondisi khusus. Setelah mendengar masukan-masukan dari Kadin dan asosiasi logistik yang tergabung di dalamnya.

Carmelita juga mengatakan apabila pembatasan operasional angkutan barang secara penuh hal ini akan mengganggu distribusi kebutuhan konsumen, mengganggu jadwal ekspor dan impor ke dan dari kapal. Hal ini akan menimbulkan ekonomi biaya tinggi yang harus dibebani pada masyarakat‎.

Seperti yang diketahui mulai 23 Desember pukul 00.00 hingga 26 Desember 2016 pukul 24.00‎, truk-truk angkutan barang non-BBM dan bahan pokok, dilarang memasuki ruas jalan bebas hambatan, Merak - Jakarta, Kembangan - JORR W2 - Cikunir, Cawang - Cileunyi, Cawang - Brebes Timur, Cawang - Bogor-Ciawi. Namun masih diperkenankan melalui jalan umum lainnya, dan sifatnya situasional, tergantung kepadatan kendaraan di jalan Tol. ‎(Yas/Gdn)

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya