Liputan6.com, Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung kelancaran Mudik Lebaran, kali ini melalui program tahunan Mudik Bersama BUMN 2025.
Sebagai informasi, program Mudik Bersama BUMN merupakan inisiatif dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan Mudik Lebaran secara gratis, aman, dan nyaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Baca Juga
Sebagai bagian dari rangkaian program tersebut, acara pelepasan dilangsungkan secara terpusat di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta yang dihadiri langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta seluruh Direksi BUMN yang mengikuti Program Mudik Bersama BUMN 2025, termasuk Direktur Keuangan WIKA Adityo Kusumo pada Kamis (27/03)
Advertisement
Sebagai bentuk partisipasi dalam program tersebut, Secara bersamaan WIKA juga menyelenggarakan pelepasan Mudik Bersama BUMN di Area Gedung WIKA Tower.
Secara total, sebanyak 400 pemudik diberangkatkan menggunakan 10 bus dengan tujuan Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Purworejo.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW) menyampaikan bahwa program Mudik Bersama ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus mendukung pemerintah dalam penyediaan moda transportasi masal untuk Mudik Lebaran 2025.
"Melalui program ini, WIKA mendukung para pemudik untuk dapat pulang dengan aman, nyaman dan penuh kebahagiaan. Partisipasi WIKA dalam Mudik Bersama BUMN adalah wujud komitmen WIKA sebagai BUMN yang tidak hanya fokus pada pembangunan, tetapi juga concern dalam program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung Program Pemerintah," ujar Agung BW dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis (27/3/2025).
Program Mudik Bersama BUMN tak hanya membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya, sehingga turut berkontribusi dalam keselamatan lalu lintas dan kelancaran arus mudik nasional, ungkap perseroan.
Selain fasilitas transportasi gratis, pemudik juga akan mendapatkan paket makanan ringan, pengecekan kesehatan, dan asuransi perjalanan gratis.
"WIKA juga memastikan seluruh kendaraan yang digunakan sesuai dan memenuhi standar keamanan dan keselamatan jalan, serta pengemudi bus wajib dinyatakan fit saat tes medical check up," demikian keterangan resmi perseroan.
WIKA Pastikan Kesiapan Jalan Tol Serang-Panimbang Jelang Mudik Lebaran 2025
Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2025, Jalan Tol Serang-Panimbang telah bersiap siaga menghadapi lonjakan arus Mudik Lebaran 2025.
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengungkapkan, diprediksi terjadi peningkatan volume kendaraan sebesar 6-7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan para pengguna tol selama periode Libur Mudik Lebaran, PT Wijaya Karya Serang Panimbang telah melakukan berbagai persiapan berupa penambahan Fasilitas & Layanan di Tol Serang - Panimbang.
Persiapan ini antara lain adalah penambahan Petugas di Gerbang Tol, dan Penggunaan Mobile Reader untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada saat periode Mudik Lebaran.
Persiapan lainnya adalah penyediaan lajur khusus bagi pengemudi yang memiliki saldo e-toll tidak mencukupi, serta fasilitas isi ulang (top-up) dan penjualan kartu e-toll baru di Gerbang Tol Rangkasbitung.
Dilakukan juga penambahan Tim Operasional untuk Layanan Patroli, Rescue & Ambulance yang akan bersiaga penuh untuk memberikan pelayanan terbaik & fast respond kepada pengguna jalan Tol Serang - Panimbang.
"Kami juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur konstruksi jalan tol Serang-Panimbang. Dengan berbagai persiapan yang telah kami lakukan, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman berkendara berkualitas yang Aman, Cepat, dan Nyaman selama periode libur mudik Lebaran," ujar Iwan Juliansyah, Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang Panimbang.
Advertisement
Persiapan Lainnya
Persiapan lainnya mencakup penyediaan posko pelayanan kesehatan gratis yang berlokasi strategis di Gerbang Tol (GT) Rangkasbitung dan Rest Area Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) KM 70A sebagai layanan pertolongan pertama bagi pemudik yang mengalami masalah kesehatan ringan maupun kondisi darurat.Â
Selain itu, dilakukan juga penyediaan Pos PAM Operasi Ketupat di sekitar Interchange Rangkasbitung dan TIP KM 70A sebagai pusat informasi, koordinasi, dan bantuan bagi pemudik, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik.
Adapun peningkatan Fasilitas Rest Area seperti toilet, masjid, UMKM, minimarket & SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik) serta area parkir telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan para pengguna jalan untuk beristirahat.
