Liputan6.com, Jakarta - Bintang muda Real Madrid Endrick membuka pintu keluar dari Santiago Bernabeu karena minimnya waktu bermain. Dia khawatir kondisi tersebut bakal memengaruhi posisinya di timnas Brasil.
Pemain depan berusia 18 tahun itu kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler sejak tiba di ibu kota Spanyol dari Palmeiras musim panas lalu.
Endrick hanya menjadi starter empat kali dari 28 penampilan kompetitifnya bersama Los Blancos, dengan tiga kesempatan datang pada saat pertandingan Copa del Rey.
Advertisement
Faktanya, pemain muda asal Brasil tersebut masih menunggu starter perdananya di LaLiga. Dia bahkan hanya tampil dalam dua dari tujuh pertandingan liga terakhir Real Madrid.
Tidak adanya menit bermain membuat dirinya kehilangan tempat dalam Selecao untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Kolombia dan Argentina pada jeda internasional Maret.
Endrick Ingin Dapatkan Waktu Bermain
Endrick akhirnya dipanggil ke dalam skuad setelah Neymar menarik diri dari skuad lantaran cedera. Dia tidak diturunkan pada laga melawan Bolivia, sebelum hanya merumput sejak menit ke-87 pada duel kontra Argentina.
Situasi ini jelas membuat Endrick khawatir. Sikapnya tersebut pun memicu spekulasi dirinya siap meninggalkan Real Madrid demi mendapatkan waktu bermain lebih.
Sebab, dia tidak akan mendapatkannya jika bertahan di Santiago Bernabeu. Los Blancos punya Vinicius Junior, Kylian Mbappe, atau Rodrygo Goes yang lebih didahulukan.
"Jujur saja, yang ada di pikiran saya adalah takut tidak akan bisa ikut Piala Dunia," kata Endrick.
Advertisement
Endrick Punya Banyak Pesaing di Lini Depan
Endrick juga mengungkapkan kesulitannya bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia, dengan banyaknya pesaing di lini depan.
"Tentu saja sulit, berada di klub terbesar di dunia, dengan pemain-pemain terbesar, dan Anda tidak selalu memiliki kesempatan untuk bermain. Namun, setiap kali saya bermain, saya ingin bisa menunjukkan sedikit jati diri saya untuk masuk tim nasional. Saya berharap tahun depan saya bisa masuk tim nasional dan jika Tuhan menghendaki, kami akan memenangkan Piala Dunia," ujar Endrick.
Mengingat potensinya, kecil kemungkinan Real Madrid bakal menjual permanan Endrick. Skenario terbaik baginya adalah dipinjamkan ke klub papan tengah yang bisa menjamin bakal menempatkannya sebagai pemain utama.
