Bola.com, Jakarta - Pertemuan antara Timnas Indonesia dan Timnas Australia dalam kelanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menampilkan perbandingan menarik mengenai nilai pasar dari kedua tim. Pertandingan ini akan berlangsung di Sydney Football Stadium pada 20 Maret 2025. Dalam duel tersebut, beberapa pemain dengan nilai pasar tertinggi dari kedua tim berpeluang menjadi andalan.
Merujuk pada daftar pemain yang dibawa dalam pertandingan terakhir di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ini, terdapat lima pemain dari masing-masing tim yang termasuk dalam kategori nilai pasar tertinggi. "Skuad Garuda memang masih kalah saing jika berbicara nilai pasar pemain," karena banyak pemain Timnas Australia yang menjadi andalan klub-klub di Eropa. Lalu, bagaimana perbandingan nilai pasar antara kedua tim ini? Berikut ini adalah ulasan yang disajikan oleh Bola.com.
Pemain dengan nilai tertinggi di Timnas Indonesia
Melihat potensi skuad yang akan dipanggil oleh Patrick Kluivert untuk pertandingan melawan Australia pada bulan Maret 2025 mendatang, terdapat setidaknya lima pemain Timnas Indonesia yang masih menduduki posisi teratas dalam daftar nilai pasar tertinggi.
Hal yang menarik adalah bahwa daftar pemain dengan nilai pasar tertinggi ini didominasi oleh pemain naturalisasi yang sebagian besar bermain di Eropa. Ini berarti tidak ada pemain lokal yang masuk dalam daftar tersebut.
Pemain dengan nilai pasar tertinggi di antara semua anggota skuad Garuda saat ini adalah Mees Hilgers. "Pasalnya, bek asal FC Twente itu dibanderol dengan harga pasar sebesar 5 juta euro, atau setara dengan Rp86,91 miliar."
Selanjutnya, di posisi kedua ada Kevin Diks. Pemain yang saat ini bermain untuk FC Copenhagen ini memiliki nilai pasar sebesar 3,5 juta euro. Jika diubah ke dalam rupiah, pemain berusia 27 tahun tersebut dihargai Rp60,84 miliar.
Selain itu, ada juga nama-nama seperti Thom Haye dengan nilai 3 juta euro (Rp21,14 miliar), Sandy Walsh yang memiliki nilai pasar 1,5 juta euro (Rp26,07 miliar), serta Calvin Verdonk dan Maarten Paes yang masing-masing dihargai 1,2 juta euro (Rp20,86 miliar).
Advertisement
Pemain Paling Bernilai di Timnas Australia
Di sisi lain, jika kita melihat daftar pemain termahal Timnas Australia yang dipanggil untuk pertandingan terakhir di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, terlihat bahwa nama-nama tersebut memang memiliki nilai jual yang tinggi. Pemain dengan harga tertinggi di skuad Socceroos adalah Harry Souttar. Bek tengah ini saat ini bermain di divisi kedua Liga Inggris dan memiliki nilai pasar yang sangat tinggi, yaitu 8 juta euro atau setara dengan Rp139,05 miliar.
Harga yang sangat tinggi ini tidak terlalu mengejutkan karena Harry Souttar pernah bermain di liga teratas Inggris, tepatnya ketika membela Leicester City pada musim 2022/2023. Selanjutnya, ada nama gelandang dari klub divisi kedua Liga Inggris lainnya, Riley McGree. Pemain berusia 26 tahun yang saat ini bermain untuk Middlesbrough memiliki nilai yang sama dengan Kevin Diks, yaitu 3,5 juta euro atau sekitar Rp60,84 miliar.
Selain itu, ada pemain-pemain kunci Timnas Australia seperti Aiden O'Neill yang dihargai 3 juta euro (Rp52,14 miliar), diikuti oleh Mathew Ryan dan Cameron Burgess yang masing-masing dibanderol 2,5 juta euro (Rp43,45 miliar). "Nilai fantastis ini memang tak begitu mengejutkan mengingat Harry Souttar pernah bermain di kasta tertinggi Liga Inggris," adalah kutipan yang menunjukkan betapa berpengaruhnya pengalaman Souttar di liga teratas terhadap nilai pasarnya.
