Alhamdulillah, UEA Izinkan Salat Qiyamul Lail di Masjid

Ibadah Qiyamul Lail di masjid diperbolehkan Uni Emirat Arab (UEA) meski ada protokol COVID-19 yang ketat.

oleh Tommy K. Rony diperbarui 29 Apr 2021, 07:10 WIB
Diterbitkan 29 Apr 2021, 07:10 WIB
Salat Berjarak di Masjid Uni Emirat Arab
Jemaah menjaga jarak ketika salat di sebuah masjid di Sharjah setelah Uni Emirat Arab membuka kembali tempat-tempat ibadah pada Rabu (1/7/2020). Sebelumnya UEA menghentikan sementara salat berjemaah di masjid-masjid dan tempat ibadah lainnya untuk menghentikan penyebaran Covid-19. (KARIM SAHIB/AFP)

Liputan6.com, Dubai - Uni Emirat Arab (UEA) sedang melaksanakan protokol COVID-19 yang ketat selama Ramadhan 2021. Acara buka puasa pun tidak diizinkan.

Kini, pemerintah memberikan kelonggaran bagi ibadah pada tengah malam jelang akhir Ramadhan. Masjid akan buka untuk Qiyamul Lail jelang akhir Ramadhan.

Menurut laporan Khaleej Times, Rabu (28/4/2021), masjid-masjid akan dibuka untuk salat pukul 00.00 hingga 00.30 malam. Namun, lansia dan jemaah dengan penyakit kronis diminta agar ibadah di rumah saja.

Kebijakan ini berlaku di seluruh wilayah Emirat.

Setelah ibadah selesai, masjid akan kembali tutup. Iktikaf masih belum diperbolehkan.

Salat Qiyamul Lail merupakan sunnah dalam ajaran Islam. Di Uni Emirat Arab, masjid-masjid melaksanakan ibadah ini pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Saksikan Video Pilihan Berikut:


Mengenal Salat Qiyamul Lail

Menikmati Keindahan Masjid Agung Sheikh Zayed Saat Matahari Terbenam
Matahari terbenam di belakang Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (8/11/2019). Masjid ini adalah masjid terbesar ketiga di dunia setelah masjid di Mekkah dan Madinnah. (AFP Photo/Kamran Jebreili)

Tidak ada tata cara khusus dari Nabi SAW untuk melaksanakan sholat qiyamul lail. Akan tetapi ada syarat dan waktu khusus pelaksanaannya.

Dapat ditunaikan sebelum atau sesudah tidur, terkecuali untuk salat tahajud yang harus dilaksanakan sesudah tidur. Sebelum menunaikan ibadah salat malam, wajib menunaikan salat Isya dulu.

Waktu salat qiyamul lail adalah antara isya hingga terbit fajar. Salat sunnah ini boleh dikerjakan di awal malam, pertengahan malam, atau akhir malam.

Sahabat Anas bin Malik menceritakan, “Setiap kami bangun saat ingin melihat Rasulullah SAW salat malam, pasti kami bisa melihat beliau salat.” (HR. Bukhari dan An-Nasai)

Maknanya adalah para sahabat dapat melihat Rasulullah SAW salat malam yang terkadang dilakukan pada awal, pertengahan, atau akhir malam.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya