Sandiaga: Tukang Becak Bisa Latih Komunitas Sepeda

Sandiaga menegaskan, becak-becak yang datang dari luar Jakarta akan dilarang dan dipulangkan ke daerah asal.

oleh Delvira Hutabarat diperbarui 27 Jan 2018, 13:16 WIB
Diterbitkan 27 Jan 2018, 13:16 WIB
Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta berencana memberikan pelatihan khusus bagi pengendara becak Ibu Kota. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan membuat pelatihan menggenjot becak.

Sandiaga mengatakan, pelatihan yang ia maksud adalah pelatihan menggenjot becak di bawah naungan program OK OCE.

"Kami ingin mereka (pengendara becak) naik kelas juga. Mungkin suatu saat mereka jadi trainer juga di OK OCE, karena sekarang banyak komunitas sepeda di mana-mana. Sementara ini para penarik becak sangat mahir dalam tentunya menjaga kayuhannya," kata Sandiaga di Kantor Camat Koja, Jakarta Utara, Sabtu (27/1/2018).

Pelatihan menggenjot sepeda ala Sandiaga, nantinya pengendara becak sebagai pelatih menggenjot komunitas sepeda. Dengan menjadi pelatih komunitas sepeda, Sandiaga berharap beberapa pengendara becak bisa naik kelas lewat OK OCE.

"Pelatihannya yang di sini OK OCE, bagaimana mereka bisa memberikan nuansa untuk naik kelas. Mereka kan sudah biasa menggenjot, menggowes dengan yang dirasakan oleh para komunitas sepeda ini mungkin bisa melatih para penggemar sepeda. Ada lebih dari 300 komunitas sepeda di DKI kalau bisa menyerap satu atau dua penarik becak ini kan bisa terasimilasi mereka," ucap Sandiaga.

 


Becak Luar Jakarta Dilarang

Pendataan Penarik Becak di Flyover Bandengan
Tukang becak menunggu pendataan di Kolong Flyover Bandengan Utara, Jakarta, Kamis (25/1). Kebijakan Gubernur Anies Baswedan memperbolehkan becak beroperasi di Jakarta, telah menarik perhatian tukang becak dari luar Jakarta. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Ia kembali menegaskan, becak-becak yang datang dari luar Jakarta akan dilarang dan dipulangkan kembali ke daerah asal oleh Pemprov DKI.

"Becak yang datang dari daerah wilayah Indonesia ke Jakarta tak diperbolehkan jadi akan dipulangkan jadi yang kami lakukan adalah mendata yang sudah ada di Jakarta, ber-KTP DKI dan diberi pelatihan, dikasih stiker," kata Sandiaga.

Saat ini, kata Sandi, Pemkot Jakarta Utara tengah mendata pengendara becak. Data sementara terdapat tak lebih dari 500 becak di Jakarta.

"Jumlahnya enggak lebih dari 500 menurut Pak Wali jadi dan mayoritas ada di Jakarta Utara. (Pendataan) ini bentuk dari kita memastikan meningkatkan kesejahteraan mereka. Selama ini belum terpikirkan kesejahteraan mereka. Ini sudah tertunda dari 2012 mereka menunggu realisasi," tandas Sandiaga.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

 

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya