Ditekel Pemain Persija, Winger Timnas Indonesia U-16 Cedera Lutut

Hamsa Lestaluhu tidak bisa melanjutkan pertandingan saat Timnas Indonesia menghadapi Persija Pusat.

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 04 Jul 2017, 19:05 WIB
Diterbitkan 04 Jul 2017, 19:05 WIB
Hamsa Lestaluhu (tengah) terkena cedera saat Timnas Indonesia U-16 menghadapi Persija Pusat pada uji coba di Lapangan Atang Sutresna, Jakarta, Selasa (4/7/2017).
Hamsa Lestaluhu (tengah) terkena cedera saat Timnas Indonesia U-16 menghadapi Persija Pusat pada uji coba di Lapangan Atang Sutresna, Jakarta, Selasa (4/7/2017). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Hamsa Lestaluhu menjadi tumbal kemenangan Timnas Indonesia U-16 pada laga uji coba yang berlangsung di Lapangan Atang Sutresna, Jakarta, Selasa (4/7/2017). Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- menjalani dua laga uji coba melawan Bina Mutiara dan Persija Pusat U-16.

Winger Garuda Asia itu mengalami cedera saat melawan Persija Pusat. Hamsa tak bisa melanjutkan pertandingan karena bermasalah pada lututnya.

"Ini sepak bola, saya tidak bisa meminta pelatih lawan bermain santun. Ketika wasit sudah meniup peluit, mereka harus melakukan berbagai cara," ujar pelatih Timnas Indonesia U-16, Fachry Husaini.

"Hamsa cedera bukan karena pemain Persija. Saya tidak melihat pemain lawan berniat mencederakan Hamsa. Informasi yang saya terima, dia mengalami masalah di bawah lututnya," katanya menambahkan.

Sementara itu, dokter Timnas Indonesia U-16, Alvan Nur Ahsyar menegaskan, cedera lutut yang dialami Hamsa tidak terlalu parah. Padahal, dia sempat tidak bisa berjalan usai ditekel pemain Persija.

"Tadi dia langsung dibawa ke mess. Kalau sekarang dia sudah bisa berjalan setelah mendapat terapi. Tidak terlalu parah cederanya. Hamsa hanya butuh satu atau dua hari perawatan," ucap sang dokter.

Saksikan video menarik berikut:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya