Barcelona - Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengatakan, pihak klub tidak akan mengubah tradisi mengorbitkan pemain dari akademi, La Masia. Namun menurut Valverde, Blaugrana juga perlu membeli pemain dari klub lain demi menjaga konsistensi bersaing di papan atas.
Kedatangan Philippe Coutinho ke Barcelona menuai beragam reaksi. Sejumlah pihak mendukung kebijakan manajemen klub menggaet gelandang Brasil itu, tetapi ada juga yang bersikap sebaliknya.
Baca Juga
Dua Pemain Timnas Indonesia Melaju ke 16 besar ACL Elite 2024/2025: Mampukah Mereka Meraih Gelar Juara?
Bek Berpengalaman Timnas Indonesia Ini Merasa Bangga Dapat Membantu JDT Melaju ke Babak 16 Besar ACL Elite 2024/2025
Sandy Walsh Ungkap Perasaannya usai Debut dengan Yokohama Marinos, Berhasil Lolos ke 16 Besar ACL Elite 2024/2025
Beberapa kalangan mengkritik manajemen klub yang tidak mengikuti tradisi karena enggan memaksimalkan talenta dari La Masia. Padahal, sebelumnya Barcelona adalah tim yang kerap melahirkan para pemain terbaik dari akademi. Sebut saja, misalnya, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, hingga Lionel Messi.
Advertisement
"Barcelona selalu menggunakan kebijakan yang sama. Klub ini selalu pergi ke bursa transfer untuk merekrut pemain terbaik di dunia. Banyak pemain terbaik pernah bermain di Barcelona. Pada saat yang sama, kami selalu berusaha melihat ke akademi," kata Valverde.
“Generasi emas seperti Xavi dan Iniesta sulit terulang. Terkadang, lebih banyak pemain akan datang dari akademi dan begitu pula sebaliknya. Namun, kami juga perlu merekrut pemain untuk mempertahankan tim tetap ada di posisi atas,” ujar Valverde.
Kehadiran sejumlah pemain-pemain berbakat La Masia seperti Messi, Xavi, hingga Iniesta, memberikan kontribusi besar terhadap prestasi Barcelona, antara lain empat trofi Liga Champions, delapan La Liga, hingga lima Copa Del Rey.
Sumber: AS
Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini