Romelu Lukaku Kurang Mendapatkan Respek di MU

Pelatih Timnas Belgia dan mantan manajer Everton membela Romelu Lukaku untuk masa-masa sulitnya di MU.

oleh Bogi Triyadi diperbarui 20 Nov 2020, 10:30 WIB
Diterbitkan 20 Nov 2020, 10:30 WIB
Taklukan Denmark, Belgia Menuju Semifinal UEFA Nations League
Penyerang Belgia, Romelu Lukaku, berebut bola dengan gelandang Denmark, Pierre Hojbjerg, pada laga lanjutan UEFA Nations League di Stadion Den Dreef, Kamis (19/11/2020) dini hari WIB. Belgia menang 4-2 atas Denmark. (AFP/John Thys)

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) mendatangkan Romelu Lukaku seharga 75 juta pound dari Everton pada 2017 lalu. Striker asal Belgia itu mencetak 42 gol dalam 96 penampilannya bersama Setan Merah.

Namun, upaya Romelu Lukaku tidak membuat dua manajer MU Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer puas. Pemain berusia 27 tahun itu akhirnya pindah ke Inter Milan pada 2019.

Kehebatan Lukaku membuat publik sepak bola tercengang. Dia mengemas 41 gol dari 58 pertandingan bersama Inter Milan.

Publik sepak bola pun mempertanyakan mengapa Lukaku tidak menunjukkan standar serupa ketika di MU. Pelatih Timnas Belgia Roberto Martinez mengatakan Lukaku kurang mendapatkan respek di Setan Merah.

 

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Romelu Lukaku di Bawah Ini


Komentar Roberto Martinez

Cristiano Ronaldo dan Penjualan Pemain Termahal Manchester United
Romelu Lukaku (65 juta euro) - Striker asal Belgia ini dilepas Manchester United ke Inter Milan dengan nilai transfer 65 juta euro pada bursa transfer musim panas 2019. (AFP/Oli Scarff)

"Hubungan saya dengan Romelu adalah dari pemain muda ketika dia datang ke Everton dengan status pinjaman," kata Martiez kepada talkSPORT.

"Kemudian kami melakukan upaya besar untuk mendapatkannya secara permanen. Dan dia adalah rekor transfer saat itu."

"Anda bisa melihat pemain melalui fase, momen baik, momen buruk. Tapi, apa yang kami lihat dengan Romelu adalah dia tidak pernah kehilangan kualitas luar biasa dalam mencetak gol," ucap Martinez menambahkan.

"Sekarang kami telah melihat kedewasaan yang nyata dalam permainannya."

 

 


Matang

Romelu Lukaku, Inter Milan
Pemain Inter Milan, Romelu Lukaku, merayakan gol kontra Fiorentina pada pertandingan Liga Italia di Giueppe Meazza, Minggu (27/9/2020) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Menurut Martinez, Lukaku terlalu dipersalahkan atas apa yang terjadi di MU. "Waktu yang dia miliki di Manchester United, dia sangat putus asa untuk memenangkan trofi dan mengambil banyak tanggung jawab di pundaknya. Dan mungkin mengambil banyak kesalahan, di mata saya, sangat tidak adil," ujar juru taktik berusia 47 tahun itu.

"Tapi pergi ke Italia, dia sedang mengerjakan proyek baru. Dia mengambil tanggung jawab itu dan kesulitan yang dia alami di Inggris dengan cara yang baik."

"Pemain yang kami miliki sekarang adalah pemain dalam momen kematangan terbaik dalam kariernya."


Klasemen Liga Inggris

 
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya