Upaya Evakuasi Prajurit AS yang Terjebak Sejak 25 Maret di Rawa Lithuania Masih Berlangsung

Pada Rabu lalu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyatakan bahwa empat prajurit AS tewas selama latihan di Lithuania. Namun, kemudian NATO meralatnya dengan mengatakan militer AS belum mengonfirmasi adanya kematian dan pencarian masih berlangsung.

oleh Khairisa Ferida Diperbarui 31 Mar 2025, 15:46 WIB
Diterbitkan 31 Mar 2025, 15:46 WIB
Ilustrasi pasukan AS.
Ilustrasi pasukan AS. (Dok. AP PHOTO)... Selengkapnya

Liputan6.com, Vilnius - Lebih dari 200 personel militer dan tim penyelamat dari Amerika Serikat (AS), Lithuania, dan Polandia terus berupaya mengevakuasi empat prajurit Angkatan Darat AS yang terjebak di dalam kendaraan lapis baja yang tenggelam di rawa Lithuania sejak 25 Maret 2024.

Keempat prajurit dari Brigade 1, Divisi Infanteri ke-3 (bermarkas di Fort Stewart, Georgia) hilang saat menjalani latihan militer di dekat Pabrade, kota di perbatasan Lithuania-Belarus. Mereka sedang dalam misi simulasi penyelamatan kendaraan militer lain ketika kendaraan M88 Hercules yang mereka tumpangi terperosok ke dalam rawa dan tertutup lumpur tebal.

Kendaraan seberat 70 ton itu ditemukan sehari kemudian, namun upaya penyelamatan terkendala oleh medan rawa berlumpur dengan kedalaman 4 meter di bawah air dan 1,8 meter lumpur seperti tanah liat; tekanan dan hisapan lumpur yang sangat kuat, menyulitkan pengangkatan; serta rembesan air tanah yang terus menggenangi lokasi.

Sejumlah upaya telah dilakukan, termasuk tim penyelam khusus Angkatan Laut AS mencoba mencapai kendaraan pada 27 Maret, namun gagal lantaran terhalang lumpur yang terlalu tebal.

Selain itu, tim gabungan juga sudah menggunakan pompa drainase, ekskavator, dan peralatan berat lain untuk mengurangi air dan lumpur. Namun, medan yang labil menyulitkan penggunaan alat berat.

Upaya lain yang dilakukan adalah pemasangan tali pengangkat pada 28 Maret. Tim berhasil memasang tali di salah satu titik angkat kendaraan. Langkah ini diyakini menjadi kunci untuk menarik kendaraan keluar secara bertahap.

"Kami tidak akan berhenti sampai prajurit kami ditemukan," ujar Komandan Divisi Lapis Baja ke-1 Mayjen Curtis Taylor seperti dikutip dari NPR.

Selain mengerahkan pasukan, Lithuania juga menggelar misa bagi keselamatan empat prajurit AS dan Polandia mengirim 55 insinyur militer untuk membantu operasi.

Adapun AS memindahkan alat berat dan tim ahli dari Jerman untuk mempercepat proses pencarian.

"Kami bahu-membahu sampai misi ini selesai," kata Menteri Pertahanan Lithuania Dovile Sakaliene.

 

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya