Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Verifikasi UmurStop di Sini

Mau Frekuensi Seks Terus Menggebu? Ini Salah Satu Strateginya

Perasaan 'saya sudah tua' rupanya berpengaruh terhadap menurunnya hasrat seseorang untuk bercinta.

oleh Benedikta Desideria diperbarui 24 Agu 2017, 20:00 WIB
Diterbitkan 24 Agu 2017, 20:00 WIB
9 Langkah Buat Seks Tetap Berapi-api Setelah Menikah
Simak di sini langkah untuk membuat hubungan seks tetap berapi-api, walaupun telah menikah. (iStockphoto)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Ingin memiliki frekuensi seks rutin dan menggebu? Sebaiknya Anda jangan pernah merasa tua. Perasaan 'saya sudah tua' rupanya berpengaruh terhadap penurunan hasrat seseorang untuk bercinta.

Fakta menarik ini diketahui lewat studi terhadap 1.200 partisipan usia paruh baya dan lansia selama kurun waktu 10 tahun. Ketika seseorang merasa tua, dia menjadi kurang bergairah pada seks dan menganggap kualitas seksnya semakin buruk.

Sementara, partisipan yang merasa masih muda dari usianya, kehidupan seksnya jauh lebih rutin dan menggebu. Mereka juga merasa lebih sehat dan hidup lebih lama seperti diungkapkan peneliti dari The Kinsey Institute, Amerika Serikat.

Satu lagi, seseorang yang merasa muda cenderung lebih sedikit mengalami sakit kronis, seperti mengutip laman Womens Health, Rabu (23/8/2017).

Namun, dari studi ini tidak diketahui jumlah seks terbaik pada usia paruh baya dan lansia. Jika menurut studi lain dari University of Toronto Kanada, orang yang melakukan seks seminggu sekali merasa lebih bahagia. Seiring berjalannya waktu, memang semakin jarang bercinta. Pada saat menginjak 80-an tahun, sekitar 32 persen mereka hanya melakukan hubungan seks dua kali dalam sebulan.

 
Saksikan juga video menarik berikut:

 

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya