Marc Marquez tidak pernah membayangkan akan memperkuat Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025. Tim tersebut sebelumnya merupakan salah satu pesaing terberatnya, terutama ketika Andrea Dovizioso menjadi bagian dari mereka. Kini, Marquez mengenakan seragam merah dan siap bersaing untuk meraih gelar dunia bersama mereka.
Marquez sebelumnya membela Repsol Honda dari tahun 2013 hingga 2023. Pada tahun 2017, 2018, dan 2019, ia bersaing ketat dengan Dovizioso untuk memperebutkan gelar dunia. Mereka sering terlibat dalam duel menegangkan hingga lap terakhir di berbagai balapan. Tidak pernah terlintas dalam pikirannya bahwa suatu hari dia akan menjadi bagian dari Tim Merah.
Advertisement
Baca Juga
Setelah mengalami kesulitan selama empat musim di Repsol Honda, Marquez memutuskan untuk meninggalkan tim setahun sebelum kontraknya berakhir pada akhir 2023. Pembalap asal Spanyol ini kemudian bergabung dengan Ducati melalui Gresini Racing, di mana ia hanya menandatangani kontrak selama satu tahun tanpa menerima gaji dan hanya mendapatkan motor lama.
Advertisement
Perut terasa bergejolak karena antusiasme.
Walaupun mengendarai motor yang sudah lama dengan dukungan teknis yang terbatas, Marquez berhasil meraih 10 podium di ajang Grand Prix, termasuk 3 kemenangan, serta 10 podium di balapan Sprint, dengan 1 di antaranya berujung kemenangan. Ia mengakhiri musim sebelumnya di posisi ketiga. Inilah alasan mengapa Ducati Lenovo Team memutuskan untuk merekrutnya.
"Sekali lagi, ini bukti bahwa Anda takkan tahu apa yang akan terjadi pada masa depan. Saya pun sangat senang, kupu-kupu beterbangan di dalam perut saya," ungkap Marquez kepada MotoGP.com di sela peluncuran Ducati Lenovo Team di Madonna di Campiglio, Italia, Senin (20/1/2025).
Sementara itu, sebagai juara dunia delapan kali, ia tidak ragu mengakui bahwa ada tekanan besar yang harus ia hadapi saat membela tim pabrikan 'Bologna Bullet'. Terlebih lagi, Ducati telah berhasil merebut gelar juara dunia selama tiga tahun berturut-turut bersama Pecco Bagnaia dan Jorge Martin.
Advertisement
Tidak Ada Lagi Alasan untuk Tidak Menjadi Juara
Marquez mengungkapkan bahwa meskipun telah sering mengikuti presentasi tim, berada di tim yang menjadi acuan di MotoGP memberikan tekanan lebih besar. "Namun, ini normal saja, dan saya senang memakai baju balap merah. Saya pun tak sabar memulai musim," tutur Marquez. Meski demikian, ia merasa antusias mengenakan seragam balap merah dan sangat menantikan dimulainya musim baru.
Pembalap berusia 31 tahun ini menegaskan bahwa sekarang tidak ada alasan baginya untuk tidak menjadi juara dunia lagi. Dia menyatakan, "Kami punya segalanya untuk merebut gelar dunia. Kami punya motor pemenang dan tim yang tepat. Jadi, semuanya ada di tangan saya," tutupnya. Dengan semua elemen yang dibutuhkan untuk sukses, Marquez merasa semua tanggung jawab ada padanya.
Marquez dijadwalkan untuk kembali ke lintasan pada tes pramusim yang akan diadakan di Sirkuit Sepang, Malaysia, dari tanggal 5 hingga 7 Februari 2025. Selanjutnya, ia akan melanjutkan tes di Sirkuit Buriram, Thailand, pada tanggal 12 hingga 13 Februari 2025. Seri pembuka MotoGP 2025 juga direncanakan berlangsung di Buriram, yaitu dari tanggal 28 Februari hingga 2 Maret 2025.
Â