Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Undang-Undang (UU) Nomor 1 tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomot 19 tahun 2023 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Prabowo juga meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10 tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Advertisement
Baca Juga
Adapun kedua aturan terkait BUMN dan BPI Danantara tersebut diteken Presiden Prabowo Subianto sebelum dirinya resmi meluncurkan Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025).
Advertisement
"Pada hari ini hari Senin tanggal 24 Februari 2025, saya Presiden Republik Indonesia menandatangani Undang-Undang Nomor 1 tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara," kata Prabowo, sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (24/2/2025).
Presiden Prabowo pun resmi meluncurkan BPI Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025). Acara peluncuran dihadiri oleh mantan presiden dan wakil presiden, para menteri, hingga pimpinan lembaga negara.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Prabowo didampingi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi naik ke atas panggung saat acara peluncuran.
Tampak pula Wapres Gibran Rakabuming Raka, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono, dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin naik ke panggung acara. Ada pula Menteri Investasi Rosan Roeslani dan Menteri BUMN Erick Thohir. Prabowo bersama mantan presiden dan wakil presiden lalu menekan tombol sirine sebagai tanda bahwa Danantara resmi diluncurkan.
"Pada siang hari ini hari Senin 24 Februari 2025 saya Presiden RI meluncurkan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara Danantara Indonesia," kata Prabowo saat peluncuran.
Sementara itu, Prabowo menunjuk Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani sebagai Kepala Danantara.
"Kepala (Danantara) Pak Rosan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Berikut sederet fakta terkait Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan BPI Danantara dihimpun Tim News Liputan6.com:
Â
1. Resmi Teken Aturan
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Undang-Undang (UU) Nomor 1 tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomot 19 tahun 2023 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Prabowo juga meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10 tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Adapun kedua aturan ini diteken Prabowo sebelum dirinya resmi meluncurkan Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025).
"Pada hari ini hari Senin tanggal 24 Februari 2025 saya Presiden Republik Indonesia menandatangani Undang-Undang Nomor 1 tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara," kata Prabowo sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (24/2/2025).
Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 tahun 2025. Aturan ini berisi struktur Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana, Badan Pengelola Investasi Danantara.
"Selanjutnya, saya juga menandatangani Keputusan Presiden Nomor 30 tahun 2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana, Badan Pengelola Investasi dan Daya Anagata Nusantara," jelas Prabowo.
Â
Advertisement
2. Didampingi Jokowi-SBY, Prabowo Resmi Luncurkan Danantara
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025). Acara peluncuran dihadiri oleh mantan presiden dan wakil presiden, para menteri, hingga pimpinan lembaga negara.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Prabowo didampingi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi naik ke atas panggung saat acara peluncuran.
Tampak pula Wapres Gibran Rakabuming Raka, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono, dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin naik ke panggung acara. Ada pula Menteri Investasi Rosan Roeslani dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Prabowo bersama mantan presiden dan wakil presiden lalu menekan tombol sirine sebagai tanda bahwa Danantara resmi diluncurkan.
"Pada siang hari ini hari Senin 24 Februari 2025 saya Presiden RI meluncurkan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara Danantara Indonesia," kata Prabowo saat peluncuran.
Sejumlah pengusaha menghadiri peluncuran Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta. Ratusan pengusaha yang hadir antara lain, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, pengusaha Boy Thohir, bos Sinarmas Franky Widjaja, pengusaha asal Kalimantan Haji Isam, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Anindya Bakrie, hingga Arsyad Rasyid.
Selain itu, acara ini juga dihadiri Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono, dan Wapres ke-,13 Ma'ruf Amin. Mereka duduk satu meja bersama Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Â
3. Prabowo Tunjuk Rosan Roeslani Jadi Kepala Danantara, Erick Thohir Jabat Ketua Dewan Pengawas
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi, Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025). Prabowo menunjuk Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani sebagai Kepala Danantara.
"Kepala (Danantara) Pak Rosan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/12/2025).
Sementara itu, kata dia, Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Dewan Pengawas Danantara. Di sisi lain, Pandu Sjahrir ditunjuk menjadi holding bidang investasi di Danantara.
"Pengawas Pak Menteri BUMN, untuk investasi Pak Pandu," ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Komumikasi Kepresidenan Hasan Nasbi yang menyebut Rosan menjadi Kepala Danantara. Dalam menjalankan tugasnya, Rosan akan dibantu Pandu Sjahrir dan Wakil Menteri BUMN Donny Oskario..
"Nanti Danantara akan dipimpin oleh Bapak Rosan Roeslani, nanti akan dibantu oleh Bapak Pandu Sjahrir, akan dibantu juga oleh Bapak Dony Oskaria," jelas Hasan.
"Nanti Bapak Dony Oskaria sebagai holding operasional, karena dibuat danantara ada dua holding, holding operasional dan holding investasi, dan Bapak Pandu Sjahrir yang akan memegang holding investasi," sambungnya.
Menurut dia, Erick Thohir ditunjuk Prabowo sebagai Ketua Dewan Pengawas Danantara. Kemudian, Muliaman Hadad yang sebelumnya menjabat Kepala Danantara ditunjuk sebagai Wakil Ketua Dewan Pengawas.
"Ketua Dewan Pengawas yang sudah ditunjuk oleh Presiden adalah Bapak Erick Thohir, dan Wakil Ketua Dewan Pengawas Bapak Muliaman Hadad," tutur Hasan.
Â
Advertisement
4. Lengkap! Ini Susunan Pengurus Danantara
Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi, Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (24/2/2025). Dalam kesempatan ini, Prabowo menunjuk Rosan Roeslani sebagai Kepala Danantara.
Berikut adalah susunan pengurus Danantara:
Kepala Danantara: Rosan Roeslani
Ketua Dewan Pengawas: Erick Thohir (Menteri BUMN)
Wakil Ketua Dewan Pengawas: Muliaman Hadad
Holding Investasi: Pandu Sjahrir
Holding Operasional: Donny Oskaria (Wakil Menteri BUMN)
Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjelaskan bahwa dengan struktur kepemimpinan ini, Danantara diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara efektif dalam mengelola investasi nasional guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Â
5. Meski Jabat Kepala Danantara, Rosan Roeslani Tetap Jadi Menteri Investasi dan Hilirisasi
Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memastikan Rosan Roeslani akan tetap menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi, meski ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Rosan menjabat Kepala Danantara menggantikan Muliaman Hadad.
"(Rosan) Tetap jadi menteri," kata Hasan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025).
Menurut dia, Rosan akan dibantu Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria dan Pandu Sjahrir dalam menjalankan tugas di Danantara. Dony akan menjabat sebagai pelaksana di bidang operasional, sedangkan Pandu pelaksana bidang investasi.
"Nanti Bapak Dony Oskaria sebagai holding operasional, karena dibuat danantara ada dua holding, holding operasional dan holding investasi, dan Bapak Pandu Sjahrir yang akan memegang holding investasi," ucap Hasan.
Hasan belum mengetahui apakah Dony akan tetap menjadi Wamen BUMN atau tidak. Selain keduanya, Hasan menyampaikan Menteri BUMN Erick Thohir menjabat Ketua Dewan Pengawas Danantara serta Muliaman Hadad ditunjuk sebagai Wakil Ketua Dewan Pengawas.
"Ketua Dewan Pengawas yang sudah ditunjuk oleh Presiden adalah Bapak Erick Thohir, dan Wakil Ketua Dewan Pengawas Bapak Muliaman Hadad," tutur Hasan.
Advertisement
