Liputan6.com, Jakarta - LRT Jabodebek akan tetap beroperasi saat libur Lebaran 2025. Sebanyak 270 perjalanan selama periode 28 Maret sampai 7 April 2025 disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, berlibur, atau beraktivitas selama perayaan Idul Fitri.
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi menyatakan tarif perjalanan LRT Jabodebek pada periode libur Lebaran tersebut pun tetap terjangkau, dengan tarif mulai dari Rp 5.000 hingga maksimal Rp 10.000.
Baca Juga
"Kami berharap LRT Jabodebek dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik, berlibur, ataupun melaksanakan kegiatan lainnya selama perayaan Idul Fitri," kata Purnomosidi dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/3/2025).
Advertisement
LRT Jabodebek mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu menjaga kenyamanan bersama selama perjalanan dan memastikan anak-anak selalu dalam jangkauan serta didampingi oleh orang dewasa. Selain itu, Purnomosidi juga mendorong pelanggan untuk membawa tumbler.
"LRT Jabodebek menyediakan fasilitas Water Station di seluruh stasiun yang memungkinkan pengisian ulang air minum secara gratis. Selain itu, bagi pengguna yang ingin membawa sepeda non-lipat selama libur Idul Fitri, dipersilakan untuk membawanya sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.
Berikut adalah jadwal keberangkatan LRT Jabodebek pada periode libur Lebaran (28 Maret-7 April 2025):
Keberangkatan Pertama:
- Harjamukti - Dukuh Atas BNI: 05.35 WIB
- Dukuh Atas BNI - Harjamukti: 06.28 WIB
- Jatimulya - Dukuh Atas BNI: 05.25 WIB
- Dukuh Atas BNI - Jatimulya: 06.21 WIB
Keberangkatan Terakhir:
- Harjamukti - Dukuh Atas BNI: 21.46 WIB
- Dukuh Atas BNI - Harjamukti: 22.39 WIB
- Jatimulya - Dukuh Atas BNI: 22.13 WIB
- Dukuh Atas BNI - Jatimulya: 22.31 WIB
Lebaran Tanggap Berapa?
Sebelumnya, Lebaran 2025 diperkirakan jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025. Baik Muhammadiyah maupun pemerintah memprediksi tanggal yang sama untuk Idul Fitri 1446 H. Sidang Isbat akan menentukan keputusan resmi, dijadwalkan pada 29 atau 30 Ramadan untuk memastikan penetapan 1 Syawal 1446 H.
Hal ini memberikan kepastian bagi masyarakat untuk merencanakan mudik dan aktivitas lainnya selama periode libur panjang. Keputusan Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1446 H pada 31 Maret 2025 berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.
Metode ini menunjukkan ijtimak jelang Syawal terjadi pada 29 Maret 2025 pukul 17:59:51 WIB, dengan hilal yang belum terlihat. Oleh karena itu, Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Nomor 1/MLWI.OFF12025 yang diumumkan pada 12 Februari 2025. Pemerintah, melalui sidang isbat, akan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal dan hisab untuk penetapan resmi.
Libur Lebaran 2025 diperkirakan berlangsung cukup panjang. Selain tanggal 31 Maret dan 1 April sebagai hari libur nasional, cuti bersama akan berlangsung hingga 7 April 2025. Ditambah dengan akhir pekan pada 5 dan 6 April, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang hingga 8 hari.
Advertisement
