Potret Toleransi dan Kerukunan Saat Salat Id di Masjid Raya Ahmad Yani Manado

Ini menunjukkan kecintaan beliau kepada seluruh rakyat sulut, tak membedakan siapapun, dan betul-betul beliau telah memimpin dan menjadi teladan bagi kita semua.

oleh Yoseph Ikanubun Diperbarui 01 Apr 2025, 23:00 WIB
Diterbitkan 01 Apr 2025, 23:00 WIB
Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersilaturahmi dengan Jemaah di Masjid Raya Ahmad Yani Manado usai pelaksanaan salai id pada, Senin (31/3/2025).
Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersilaturahmi dengan Jemaah di Masjid Raya Ahmad Yani Manado usai pelaksanaan salai id pada, Senin (31/3/2025).... Selengkapnya

Liputan6.com, Manado - Umat Islam di Kota Manado menggelar salat id 1446 Hijriah di sejumlah titik di ibukota Provinsi Sulut itu pada, Senin (31/3/2025). Salah satunya di Masjid Raya Ahmad Yani Manado, yang turut dihadiri Gubernur Sulut Yulius Selvanus.  

Salat id yang sebelumnya direncanakan digelar di Lapangan Sparta Tikala Manado itu, kemudian dipindahkan ke Masjid Raya Ahmad Yani Manado karena mempertimbangkan faktor kelayakan.

Yulius Selvanus hadir didampingi Wagub Sulut J Victor Mailangkai, Sekprov Sulut Steve Kepel, dan jajaran Pemprov Sulut serta Wakil Wali kota Manado dr Richard Sualang. Sedangkan yang menjadi khotib adalah Hi Ir Djafar Alkatiri MM MPdI.

Usai salat id, Yulius Selvanus bersalam-salaman dengan para Jemaah, bahkan ada yang meminta untuk berfoto bersama.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri kepada umat Muslim di Sulawesi Utara yang hari ini baru selesai melaksanakan salat Idulfitri,” tutur Yulius Selvanus.

Gubernur Sulut mengatakan, hari yang cerah tentunya semua hati cerah, bersih kembali.

Harapannya tentu kebersamaan umat beragama yang saat ini terwujud, indah terlihat, ramah terlihat, persatuan dan kesatuannya, saling menghormati satu dengan lainnya di Bumi Nyiur Melambai ini terpelihara dengan baik.

“Hidup rukun dan damai, saling menghargai di hari-hari besar. Umat Hindu dua hari yang lalu merayakan Hari Nyepi, hari ini umat Musilm merayakan Idulfitri, juga kegiatan-kegiatan Nasrani menyambut paskah. Ini sangat istimewa bagi kita umat Nasrani, Hindu dan Muslim di Sulut,” tuturnya.

Gubernur Sulut mengajak semua pihak untuk ikut memelihara dan menjaga toleransi hingga ke anak cucu.

Tokoh umat Islam Sulut Djafar Alkatiri menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulut yang hadir di kegiatan keagamaan itu.

Dia mengatakan, hal itu merupakan kebanggaan buat jemaah, karena gubernur hadir memberi sambutan, menunggu mendengarkan khotbah semuanya, dilanjutkan dengan berjabat tangan satu per satu dengan semua tokoh dan jemaah yang hadir di salat id.

“Ini menunjukan kecintaan beliau kepada seluruh rakyat sulut, tak membedakan siapapun, dan betul-betul beliau telah memimpin dan menjadi teladan bagi kita semua,” tutur Djafar Alkatiri.

Masih terkait dengan momen Idulfitri, dia mengatakan, bagian paling terdepan untuk menjaga kerukunan, menjaga persaudaraan sesama.

“Kita berharap semua masyarakat betul-betul berada dalam suasana yang penuh kebahagiaan, dan kedamaian,” tuturnya.

Potret keberagaman dan toleransi terlihat pada pelaksanaan salat id di Masjir Raya Ahmad Yani Manado ini. Selain aparat Kepolisan yang mejaga keamanan, hadir pula organisasi gereja seperti Panji Yosua serta Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).

Promosi 1

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya